Terkini Daerah
Calon Istri Tewas saat Sebar Undangan Nikah, Calon Suami Ucap Doa Ini, dan Tidak Menyesali
Nasib tragis menimpa seorang bidan bernama Hiliyati (20) yang meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan padahal lima hari lagi akan menikah.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Hendrawan mau tak mau harus mengubur dalam-dalam harapan dirinya membangun rumah tangga bersama sang kekasih Hiliyati (20).
Hiliyati yang kesehariannya bekerja sebagai bidan itu mengalami kecelakaan maut ketika sedang pergi untuk menyebar undangan pernikahannya dengan Hendrawan.
Korban meninggal dunia seusai mengalami kecelakaan di Jalan Umum Kanaungan, Desa kanaungan, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Senin (31/5/2021).

Baca juga: Bidan Tewas 5 Hari sebelum Nikah, Korban Alami Kecelakaan Maut saat Sebar Undangan
Baca juga: 5 Hari Lagi Akad Nikah, Bidan di Pangkep Meninggal karena Kecelakaan saat Dibonceng Sepupunya
Dikutip TribunWow.com dari TribunPangkep.com, sang calon pengantin pria masih sangat syok menerima kabar ini.
Pasalnya, dalam waktu lima hari lagi seharusnya dirinya akan melangsungkan akad pernikahan dengan korban.
Hiliyati diketahui mengalami kecelakaan saat pergi berboncengan bersama sang sepupu Agustina (17).
Kala itu Agustina yang berada di posisi pengendara motor, sedangkan Hiliyati dibonceng.
Kendati demikian, Hendrawan menyatakan tidak menyalahkan siapapun dalam musibah ini.
"Saya tidak menyalahkan siapapun, saya tidak menyesali apa yang terjadi, saya yakin ini kehendak Allah SWT," ungkapnya, Senin (1/6/2021).
Hendrawan berdoa meminta dirinya kuat menghadapi cobaan ini.
"Hanya satu permintaan saya, Ya Allah tolong berikanlah saya kekuatan untuk melewati hari-hari sulit yang semakin panjang," tutupnya.
Kala itu korban dan Agustina berkeliling menyebarkan undangan pernikahan ke teman-teman korban.
Saat berada di lokasi kecelakaan maut, Agustina yang bergerak dari arah Timur ke Barat dalam kecepatan sedang hendak mendahului kendaraan yang berada di depannya.
Agustina yang berusaha mendahului truk tronton di depannya saat itu tak menyadari ada tanggul di depan.
Kala itu Agustina refleks mengerem kendaraannya sehingga keduanya jatuh ke arah kiri.