TWK KPK
Lantik Pegawai Lulus TWK, Firli Bahuri Ungkap Cara Wujudkan Indonesia Bebas Korupsi
Ketua KPK Firli Bahuri menyampaikan sejumlah 4 misi yang akan dilakukan KPK untuk mewujudkan Indonesia bebas korupsi.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri telah melantik 1.271 pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Pelantikan tersebut mengambil tempat di Gedung Juang KPK, Jakarta Selatan, Selasa (1/6/2021).
Ketika menyampaikan sambutan, Firli mengungkit tujuan KPK mewujudkan Indonesia bebas korupsi.

Baca juga: Sempat Minta Tunda Pelantikan, 700 Pegawai KPK Akhirnya Tetap Dilantik: Terpaksa Mengikuti
Sambutan Firli ditayangkan langsung di YouTube Kompastv, Senin (1/6/2021).
Mulanya Firli mengungkit soal pelantikan ASN yang bertepatan dengan hari lahir Pancasila yakni tanggal 1 Juni.
"Semangat Pancasila untuk mewujudkan tujuan negara, inilah yang terus kita junjung dan kita wujudkan," ujar Firli.
"Kita segenap anak bangsa yang diberi mandat, bekerja di KPK terus berupaya mewujudkan tujuan negara tersebut dengan semangat Pancasila melalui upaya-upaya pemberantasan tindak pidana korupsi," sambungnya.
Firli lalu menjelaskan tujuan KPK adalah mewujudkan Indonesia bebas korupsi.
Ia mengatakan, untuk mewujudkan hal tersebut, KPK memiliki visi, bersama masyarakat menurunkan tingkat korupsi untuk mewujudkan Indonesia maju.
Lalu Firli menjabarkan empat misi yang dilakukan oleh KPK untuk mewujudkan tujuan lembaga antirasuah tersebut.
Pertama adalah meningkatkan upaya pencegahan melalui peningkatan sistem, pengelolaan adminsitrasi lembaga negara, dan pemerintah yang anti korupsi.
Kedua, meningkatkan upaya pencegahan melaui penndidikan masyarakat yang komprehensif.
Ketiga, pemberantasan korupsi yang efektif, akuntabel, dan profesional.
Lalu poin terakhir adalah meningkatkan akuntabilitas, profesionalitas dan integritas KPK dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya.
Sebelumnya, sebanyak 700 pegawai KPK yang lulus TWK sempat mengirimkan surat terbuka kepada Pimpinan KPK Firli Bahuri dan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) agar menunda pelantikan hingga meminta agar seluruh pegawai KPK dilantik menjadi ASN.