Breaking News:

Terkini Daerah

Sosok Pemilik Warung yang Viral karena Pasang Tulisan Budayakan Malas Masak: Bisa Jadi Strategi

Inilah sosok Suyamti (50) pemilik warung di Solo yang viral karena promosinya yang unik.

TribunSolo.com/Azhfar Muhammad Robbani
Sosok Suyamti (50) Pedagang yang Warungnya Viral di Solo. 

TRIBUNWOW.COM - Inilah sosok Suyamti (50) pemilik warung di Solo yang viral karena promosinya yang unik.

Dikutip dari Tribun Solo, Suyamti memasang spanduk dengan tulisan budayakan malas masak.

Dia berjualan di Kampung Mojo RT 05 RW 05 Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo.

Baca juga: Sosok Wanita Korban Pembunuhan di Pemakaman Terungkap, Begini Kondisinya sebelum Ditemukan Tewas

Makanan di warung Suyamti dijual dengan harga yang terjangkau yakni Rp 5 Ribu.

Para pembeli sudah bisa mendapatkan berbagai macam lauk pauk.

“Sudah 2 tahun berjualan, dulu saya kerja di industri perumahan,” kata Suyatmi kepada TribunSolo.com, Minggu (30/5/2021).

Dia mengatakan, mulai berjualan dan membuka warung saat awal pandemi beberapa waktu lalu.

Suyamti keluar dari pekerjaannya dan mulai berbisnis.

“Ya waktu itu saya memutuskan berjualan nasi setelah Keluar dari bisnis industri saya,” ujarnya.

Dia mengatakan, ide awal membuka warung ini karena ibunya juga memiliki usaha angkringan atau wedangan.

Walaupun harga makanan di warungnya murah, namun dia bersyukur memiliki banyak pembeli.

Biasanya modal yang dia keluarkan untuk berjualan Rp 500 ribu.

Sementara, keuntungan yang dia dapatkan dikisaran Rp 600 ribu, bila pengunjung sedang ramai bisa sampai Rp 800 ribu.

Baca juga: Viral Pemotor Acungkan Jari Tengah ke Pesepeda, Kadishub DKI: Pesepeda Wajib Ambil Jalur Paling Kiri

Warung Viral

Ada berbagai cara unik yang digunakan pedagang untuk menarik perhatian pembeli.

Seperti yang dilakukan Suyamti (50) Pedagang warung makan di Kelurahan Mojo, Pasar Kliwon, Solo.

Warungnya mendadak viral karena memasang spanduk bertuliskan Budayakan Malas Masak.

Suyamti mengatakan, dia sudah sekitar dua tahun berjualan di depan Taman Cerdas Mojo, Pasar Kliwon.

Dia mengatakan, alasan dirinya memasang tulisan Budayakan Malas Masak tersebut berawal dari keisengan agar mengundang perhatian.

“Agar pada tahu dan ini sebenarnya saya biar banyak pembeli sih, bisa jadi strategi,” kata Suyamti kepada TribunSolo.com, Minggu (30/5/2021).

“Disini mengajak warga untuk membeli makan di warung saya saja, murah meriah Rp 5 ribu sudah mendapatkan nasi sayur porsi banyak,” tambahnya.

Suyamti berharap pembeli di warungnya semakin banyak, jadi warga tidak perlu repot memasak di rumah.

“Kan kalau masak Rp 20 ribu belum tentu habis, mending beli yang praktis Rp 5 Ribu sudah bisa dapat makan,” ujarnya.

“Ya faktanya memang warga sini lebih banyak yang beli di warung saya ini juga jadi barokah,” katanya.

Dirinya menyampaikan warga sekitar sangat senang dengan masakan yang dibuat oleh Suyamti.

“Warga sekitar malah seneng wong Rp 5 ribu sudah dapat macam-macam sayur,” ujarnya.

“Soto Rp 5 Ribu, Kare Rp 5 ribu, sambel goreng Rp 5 ribu, yang lain gorengan dan tambahan lauk saja,” paparnya.

Sebagai informasi, warung bu Yamti buka setiap hari setiap pukul 09.00 - 16.00 WIB.

“Tidak apa - apa harga murah, yang penting bisa sejahterakan masyrakat sekitar,” tandasnya.

Baca juga: Fakta Viral Video Pria Marah-marah di Swalayan dan Cabut Senjata Tajam, Polisi Lakukan Penyelidikan

Warung Makan Sragen

Masakan Padang yang biasa dijual di Rumah Makan Padang banyak disukai oleh masyarakat.

Bahkan di pulau Jawa khususnya Jawa Tengah, jenis makanan ini bisa dinikmati dengan mudah karena rumah makan Padang tak sulit di temui.

Salah satu rumah makan padang yang cukup populer yakni Rumah Makan Padang Putra Bungsu yang terletak di Dukuh Marditani RT 14, Desa Celep, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen dikunjungi banyak orang.

Walau lokasinya tersembunyi, rumah makan ini tetap banyak dikunjungi orang.

Ada kisah menarik di balik rumah makan padang tersebut sehingga selalu ramai tersebut.

Pemilik resto Sunarto (30) berbagi kisah tentang Rumah Makan Padang Bungsu yang ia rintis bersama kakaknya tersebut.

Sunarto menjelaskan, dia dan kakaknya Sukar (39) sebelumnya pernah bekerja di sebuah rumah makan padang bertaraf bintang lima di Malaysia.

Mereka bisa bekerja di sana karena awalnya ikut dengan orang yang punya bisnis warung makan padang Bogor.

"Waktu awal-awal saya kerja di Bogor itu jadi tukang cuci piring," kata Sunarto, Minggu (11/4/2021).

Perlahan tapi pasti, berkat ketekunan dan keuletan mereka berdua dipercaya untuk jadi juru masak di restoran tersebut.

"Dari situlah kami belajar mengolah masakan Padang yang otentik itu seperti apa," paparnya.

Singkat cerita, restoran tempat mereka bekerja terus berkembang hingga akhirnya sang pemilik memutuskan untuk buka warung makan padang di Malaysia.

"Kami pada 2009 berangkat ke Malaysia karena dipercaya untuk mengelolanya," katanya.

Menurutnya, mereka bekerja di sana sekitar tujuh tahun.

"Pada 2016 kami berdua memutuskan untuk keluar dari restoran itu. Alasannya ingin punya warung makan padang sendiri di kampung halaman," ungkapnya.

Bermodalkan kemampuan memasak selama belasan tahun, Anto, sapaannya memberanikan diri untuk membuka usaha warung makan padang di Sragen.

"Saya awal buka warung makan ini pada 2017 lalu," ujarnya.

Anto menyebut, menu makanan yang dijual di restonya tergolong lengkap.

"Menu makanan yang saya jual di sini hampir sama dengan menu masakan padang tempat saya bekerja dulu. Ada otak sapi, rendang, ikan, ayam, dan masih banyak lagi," katanya.

Di awal dia membuka usahanya hanya menggunakan gerobak kecil namun seiring berjalannya waktu, dia memanfaatkan rumahnya untuk bisa menampung banyak pembeli.

"Dulu enggak langsung sebesar ini, kursinya dulu ya sedikit. Ada modal saya tambahi lagi, begitu terus sampai akhirnya jadi begini," terangnya.

Untuk harga makanan, sambungnya, dia menyasar kelompok menengah ke atas.

"Saya rasa sih kalau soal harga standar. Misal rendang Rp 18.000 per porsinya sudah pakai nasi," katanya. (*)

Baca berita lainnya

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Sosok Suyamti, Pemilik Warung Viral di Solo: Pasang Tulisan Budayakan Malas Masak

Sumber: Tribun Solo
Tags:
WarungWarung MakanViral VideoViralSosok
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved