Breaking News:

Kabar Tokoh

Alasan Pemerintah Minta Tak Sepelekan Abdee Slank Jadi Komisaris Telkom: Sosok yang Dibutuhkan

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ade Irfan Pulungan menyatakan bahwa penunjukkan Abdee Slank tersebut tidak boleh disepelekan.

Capture Kompas TV
Ilustrasi Abdee Slank di Youtube Kompas TV pada Sabtu (29/5/2021). Saran dan kritiik hiasi keputusan pengangkatan Abdee Slank sebagai Komisaris PT Telkom. 

TRIBUNWOW.COM - Abdi Negara Nurdin alias Abdee Slank yang ditunjuk sebagai Komisaris PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk ramai dibicarakan publik.

Terkait itu, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ade Irfan Pulungan menyatakan bahwa penunjukkan Abdee Slank tersebut tidak boleh disepelekan.

Pasalnya ia menilai, Abdee Slank merupakan sosok yang dibutuhkan oleh perusahaan pelat merah itu.

Baca juga: Kontroversi Abdee Slank Jadi Komisaris BUMN, Pengamat Yakin Hanya Bagi-bagi Kue: Pentingnya Apa?

Ade menilai, Abdee merupakan sosok yang tepat sebagai komisaris. Abdee sosok dianggap visioner dan pekerja keras, khususnya dalam era disrupsi digital.

Ade sangat menyayangkan tuduhan dari sejumlah pihak yang menilai pengangkatan ini didasari oleh keterlibatan Abdee sebagai relawan Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pemilu 2019.

"Jangan terlalu cepat underestimate (menyepelekan) pada sosok Abdee Slank. Ia merupakan sosok visioner dan kreatif yang memang sangat dibutuhkan," katanya dikutip dari rilis, Minggu (30/5/2021).

Ade menambahkan dalam menghadapi disrupsi teknologi digital ini, sangat diperlukan sosok yang bisa memanfaatkan kemajuan teknologi guna menghadirkan industri kreatif.

Terlebih, Telkom tidak hanya perusahaan teknologi bidang perangkat dan infrastruktur telekomunikasi, tapi juga bidang industri kreatif, seperti konten seluler, dan e-commerce.

Baca juga: Diragukan Ekonom, Ini Profil Abdee Slank yang Diangkat Jadi Komisaris PT Telkom

Ade yakin kontribusi Abdee sebagai komisaris di Telkom menghadirkan pemikiran baru yang belum muncul di perusahaan.

Apalagi Abdee mempunyai segudang pengalaman bisnis yang baik, seperti Tim Pakar Ditjen HKI Kemenkumhan untuk pembuatan UU Hak Cipta & pembentukan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) pada 2013 dan anggota Badan Pengawas Pengelolaan Sampah Nasional, Kementerian LHK pada 2016.

"Maka seharusnya penilaian masyarakat kepada Abdee Slank haruslah secara objektif. Saya meminta masyarakat tidak terjebak pada dikotomi pendukung Jokowi atau Prabowo lagi," pungkas Ade. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas TV dengan judul Abdee Slank Ditunjuk Sebagai Komisaris PT Telkom, Tenaga Ahli Utama KSP: Jangan Disepelekan

Berita lainnya terkait Abdee Slank

Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Editor: Atri Wahyu Mukti
Sumber: Kompas TV
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved