Breaking News:

Kasus Korupsi

Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Lahan di Jakarta Timur, Eks Dirut Sarana Jaya Ditahan KPK

Mantan Direktur Utama Perumda Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan resmi menjadi tersangka atas dugaan korupsi pengadaan lahan di DKI Jakarta

TRIBUNWOW.COM - Mantan Direktur Utama Perumda Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan resmi menjadi tersangka atas dugaan korupsi pengadaan lahan di DKI Jakarta.

Yoory juga kini ditahan KPK di rumah tahanan komisi anti rasuah itu. 

"Untuk pelaksanaan pengadaan tanah di Munjul, Kelurahan Cipayung, Jakarta Timur tersebut, diduga dilakukan secara melawan hukum, antara lain yang pertama tidak adanya kajian terhadap kelayakan objek tanah," kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango saat konferensi pers Kamis (27/5/2021) seperti diunggah YouTube Kompas TV

"Kemudian yang kedua tidak dilakukannya kajian aprasial dan tanpa didukung kelengkapan persyaratan sesuai dengan peraturan terkait, yang ketiga beberapa proses tahapan pengadaan tanah juga diduga kuat tidak sesuai dengan sop serta adanya dokumen yang disusun secara back sit."

Baca juga: Sosok Yuni Widyaningsi, Eks Wabup Ponorogo Depresi Berat karena Korupsi, Suami Kembalikan Uang Rp1 M

Baca juga: YLBHI Bawa Kasus 75 Pegawai KPK Nonaktif ke Komnas HAM, Petrus Selestinus: Patut Disesalkan

KPK telah memeriksa 44 orang dalam kasus ini.

Termasuk Yoory ada 4 orang yang ditetapkan sebagai tersangka. 

"Setelah menemukan bukti permulaan yang cukup, KPK melakukan penyelidikan dan meningkatkan status perkara ini ke penyidikan, pada tanggal 24 Februari 2021 dengan menetapkan 4 tersangka," kata Wakil Ketua KPK yang lain bernama Nurul Ghufron.

Dalam video tersebut, Yoory tampak memakai rompi oranye khas tahanan KPK berdiri di belakang pimpinan KPK yang sedang menggelar konferensi pers. 

Dilansir Kompas.com, Yoory merupakan Direktur Utama Pembangunan Sarana Jaya yang mulai menempati jabatannya sejak bulan Agustus 2016.

Halaman
12
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Rekarinta Vintoko
Sumber: Kompas TV
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved