Breaking News:

Terkini Daerah

Rugi Rp 4,7 M, Kades di Jember Sempat Temui Langsung Penipu yang Ngaku Mantan Kapolri Badrodin Haiti

Gelapkan uang kades hingga Rp 4,7 miliar, penipu ngaku mantan Kapolri sempat satu kali bertemu langsung dengan korbannya.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
YouTube tvOneNews
Pelaku penipuan bermodal wajah mirip mantan Kapolri dirilis Polres Jember dan Polsek Wuluhan di Mapolsek Wuluhan, Kamis (27/5/2021). 

TRIBUNWOW.COM - M Sholeh (46), Kepala Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember, Jawa Timur, rugi hingga Rp 4,7 miliar seusai ditipu oleh pria yang mengaku sebagai mantan Kapolri Jenderal (Purn) Badrodin Haiti.

Pelaku bernama Ahmad Riyadi Aji Prabowo (52) diketahui memiliki wajah yang mirip dengan sang mantan Kapolri.

Dalam proses menipu korban, Riyadi bahkan sempat menemui langsung korban.

Pelaku penipuan bermodal wajah mirip mantan Kapolri dirilis Polres Jember dan Polsek Wuluhan di Mapolsek Wuluhan, Rabu (26/5/2021).
Pelaku penipuan bermodal wajah mirip mantan Kapolri dirilis Polres Jember dan Polsek Wuluhan di Mapolsek Wuluhan, Rabu (26/5/2021). (TribunJatim.com/Sri Wahyunik)

Baca juga: Pengangguran Ngaku Jadi Mantan Kapolri Badrodin Haiti Tipu Kades, Ini Cara Pelaku Yakinkan Korban

Hal itu diungkapkan oleh Kapolsek Wuluhan Jember, Iptu Solehan Arief dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, Kamis (27/5/2021).

Iptu Solehan bercerita, iming-iming yang ditawarkan pelaku adalah memasukkan putri korban ke lembaga pendidikan Akademi Polisi (Akpol).

Serta menjadikan korban yakni M Sholeh sebagai komisaris di pabrik semen PT. Imasco.

Dalam beraksi menipu korban, pelaku bekerja sama dengan pelaku kedua yakni Fitroni Ramadhani (39) alias Gus Dhani yang berperan sebagai penghubung antara korban dan pelaku Riyadi.

"Korban mengalami penipuan tersebut sejak bulan Mei 2020 hingga April 2021," ujar Iptu Solehan.

Iptu Solehan menambahkan, korban mulai sadar tertipu ketika ia mencari tahu sosok Gus Dhani.

Korban pada saat itu mencari tahu identitas Gus Dhani dengan cara menanyakan kepada keluarga asli Badrodin Haiti yang ada di Jember.

Pihak keluarga Badordin Haiti kemudian menegaskan bahwa tidak pernah mengenal sosok Gus Dhani.

Korban kemudian sadar ditipu lalu melapor ke pihak kepolisian pada bulan April 2021.

Selama ditipu pelaku, korban sempat bertemu langsung mantan Kapolri abal-abal tersebut di Probolinggo.

Sisanya korban dan pelaku saling menghubungi lewat telepon.

"Selama ini korban hanya komunikasi lewat telepon," kata Iptu Solehan.

Baca juga: Ngamuk Ancam Kurir Pakai Pedang saat COD, Ternyata Ini Isi Paket yang Dibuka Pelaku

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
JemberJawa TimurPenipuanKapolriBadrodin Haiti
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved