Terkini Daerah
Akui Cemburu, Suami di Banyuwangi Nekat Bacok Istri yang Dipijit Pria Lain di Rumahnya
Seorang pria berinisial M nekat membacok istrinya dengan golok, karena terbakar api cemburu di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (27/5/2021)
Penulis: Rido Rahmadani
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Seorang pria berinisial M nekat membacok istrinya dengan golok, karena terbakar api cemburu, di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (27/5/2021).
Kekerasan dalam rumah tangga itu dipicu rasa cemburu saat M melihat istrinya dipijat lelaki lain.
Pria warga Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan tersebut nekat menusuk istrinya menggunakan sebilah golok.
Beruntung istrinya tidak sampai meninggal dunia.
Kini istri pelaku dirawat di Puskesmas Singojuruh, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi pada Senin (24/05/2021).

Dikutip TribunWow.com dari Kompas TV, M mengaku melukai sang istri karena cemburu melihat istrinya dipijat lelaki lain dirumahnya.
Pasalnya, M sudah berulang kali mengingatkan kepada korban untuk tidak dipijat lelaki lain.
Sebelum kejadian, M tidak mempersiapkan golok untuk membunuh istrinya.
"Pingin mencari golok, cuman goloknya gak ada saat itu," kata M.
Tetapi karena dia tidak menemukan golok, akhirnya dia memutuskan untuk meneruskan makanannya di meja makan.
Namun, karena ada hasrat ingin membunuh dari pelaku maka M mencari sebilah golok.
Sesaat sudah menemukan golok, barulah M mencari istrinya dan menusuk korban menggunakan senjata tajam yang dia temukan dari meja makan rumahnya.
"Sambil makan itu aku liat kiri kanan terus lihatlah sebilah golok, langsung aku ambil, lalu langsung aku tusuk" ungkapnya.
Berdasarkan penuturan sejumlah saksi kekerasan rumah tangga yang dilakukan M kepada korban sering terjadi. M memang dikenal sebagai orang yang temperamental dan suka main pukul kepada istrinya.
Baca juga: Suami Aniaya Istri Pakai Celurit, Cekcok saat Rayakan Ulang Tahun Anak dan Cemburu Jadi Alasan
Baca juga: Sosok Pelaku yang Bakar Pacarnya Hidup-hidup, Menangis saat Ditangkap hingga Motif Cemburu
Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, sebelumnya korban mandi di sungai.