Terkini Daerah
Pengakuan Bocah yang Viral Disiksa Ayah Kandung: Papa Itu Gak Jahat, Papa Baik, Aku Sudah Maafin
Seorang polwan mengaku terkejut melihat dewasanya korban yang masih berusia lima tahun.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Sempat viral di media sosial, sebuah video yang merekam aksi seorang ayah menyiksa anak kandungnya sendiri.
Kejadian itu diketahui dilakukan oleh pria bernama Wahyu Handoko alias WH (35) terhadap anak perempuannya di sebuah indekos di Jalan Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Tangerang Selatan.
Kabar terbarunya, korban sudah mau berbicara dan bahkan bercerita bahwa pelaku alias ayahnya sesungguhnya orang baik.

Baca juga: Diam Tak Melawan saat Disiksa Ayah Kandung, Bocah 5 Tahun Terus Peluk Polwan ketika Diselamatkan
Dikutip TribunWow.com dari TribunJakarta.com, hal tersebut disampaikan sang bocah kepada Panit PPA Polres Tangsel Ipda Tita Puspita.
Sampai saat ini korban diketahui masih diurus oleh anggota PPA Polres Tangerang Selatan.
Pengakuan korban diunggah dalam akun Instagram @poldametrojaya, Senin (24/5/2021).
Ipda Tita menjelaskan, korban sejak umur dua tahun telah tinggal bersama ayahnya karena sang ibu bekerja di luar negeri.
Korban mengaku sudah sejak lama ia menerima perlakuan kasar dari sang ayah yakni dimarahi hingga dijambak.
Pada saat mengobrol dengan anggota polisi, korban mengaku kuat meski menerima perlakuan kasar dari ayah kandungnya.
"Selama ini kata yang sering ia sebut adalah papanya. Sekarang Kondisinya saat ini lebih ceria, aktif dan anaknya cerdas luar biasa. ketika ditanya makan apa, dia mau jawab, dan pas makanannya datang dia langsung lahap," ucap Ipda Tita.
Ipda Tita sendiri terkejut melihat ketegaran korban yang masih bocah.
"Merinding saya. anak sekecil itu umur 5 tahun bisa bersikap sangat dewasa," kata dia.
Bahkan korban menyatakan ayahnya itu sebenarnya orang baik.
"Saat aku tanya sakit gak? ya sakit si, tapi aku tahan tante. Tapi papa tu gak jahat ko tante, papa baik ko. aku juga udah maafin papa. Aku juga mau ketemu sama papa," ungkap Ipda Tita mengutip pengakuan korban.
Tak Melawan saat Disiksa