Breaking News:

Konflik Palestina Vs Israel

Saat Kapolres Surakarta Teriak Marahi Kerumunan Massa, Orator Dianggap Melenceng dari Materi

Polresta Surakarta membubarkan aksi solidaritas untuk Palestina pada Jumat (21/5/2021).

Capture Instagram @polrestasurakarta
Kapolres Surakarta, saat memarahi orator massa yang menyinggung pribadi petugas di Bundaran Gladag, Surakarta, Jawa Tengah pada Jumat (21/5/2021) 

TRIBUNWOW.COM – Kapolres Surakarta Komisaris Besar Polisi Ade Safri Simanjuntak, marah-marah saat membubarkan massa yang melakukan aksi solidaritas untuk Palestina di Bundaran Gladag, Surakarta, Jawa Tengah pada Jumat (21/5/2021).

Pasalnya, aksi unjuk rasa yang digelar tersebut dianggap membuat kerumunan massa dan tak mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Dikutip TribunWow.com dari unggahan video Instagram @polrestasurakarta terlihat Ade memarahi massa aksi solidaritas untuk Palestina dengan nada tinggi.

Baca juga: Palestina Ragu Gencatan Senjata dengan Israel Bakal Awet: Sama Sekali Tidak Ada Jaminan

Barikade Polresta Surakarta saat membubarkan massa aksi solidaritas untuk Palestina di Bundaran Gladag, Surakarta, pada Jumat
Barikade Polresta Surakarta saat membubarkan massa aksi solidaritas untuk Palestina di Bundaran Gladag, Surakarta, pada Jumat (Capture Instagram @polrestasurakarta)

“Saya Islam, Kau bukan Tuhan,” ujar Ade saat memarahi massa yang dikutip dari unggahan video Instagram @polrestasurakarta.

Penyebab Ade berbicara seperti itu, karena salah satu orator aksi melenceng dari materi yang disampaikan dan menyerang pribadi petugas.

"Salah satu orator melenceng dari materi yang disampaikan di muka umum. Menyerang pribadi, bahkan berisi ancaman, ini tidak boleh," ujar Kapolres Surakarta dilansir Kompas.com.

Tidak hanya menyerang pribadi petugas, namun karena dianggap melebihi pemberitahuan yang disampaikan, di mana pada awalnya hanya diikuti 80 orang saja, namun pada kenyataanya diikuti ratusan peserta massa.

"Pemberitahuan 80 massa aksi ini hampir 600 orang," ujar Ade.

Baca juga: Ridwan Kamil Sebutkan Upaya Palestina Dukung Indonesia Merdeka: Mengapa Kita Harus Bela Palestina

Capture Instagram @polrestasurakarta pada Jumat (21/5/2021). Pembubaran aksi solidaritas untuk Palestina.
Capture Instagram @polrestasurakarta pada Jumat (21/5/2021). Pembubaran aksi solidaritas untuk Palestina. (Capture Instagram @polrestasurakarta)

“Bubar semua, bubar, bubar!!!,” teriak Ade saat membubarkan massa pada Jumat.

Penyebab lain Polresta Surakarta membubarkan massa, karena dinilai menguasai jalan serta melanggar peraturan lalu lintas.

"Ditambah lagi jalan dikuasai, peraturan lalu lintas sudah diabaikan semuanya."

Aksi solidaritas untuk Palestina berlangsung 1 jam 45 menit, sebelum akhirnya dibubarkan oleh aparat gabungan Polresta Surakarta, Kodim 0735/Surakarta, Brimob Yon C Pelopor/Surakarta dan Satpol-PP Kota Surakarta.

"Membuat kerumunan dan tak patuhi protokol kesehatan, aksi di Bundaran Gladag Solo dibubarkan Aparat Gabungan, Polresta Surakarta, Kodim 0735/ Surakarta, Brimob Yon C Pelopor/ Surakarta dan Satpol-PP Kota Surakarta."

Baca juga: Hias Jakarta Bernuansa Palestina, Anies Kutip Pesan Bung Karno: Perjuangan Menentang Penjajahan

(TribunWow.com)

Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved