Breaking News:

Konflik Palestina Vs Israel

Reaksi Joe Biden setelah Palestina dan Israel Sepakat Gencatan Senjata: Sama-sama Layak Hidup Aman

Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyatakan akan terus mengusahakan menjaga perdamaian antara Israel dan Palestina.

YouTube VOA News
Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyatakan soal komitmen Pemerintah AS menjaga perdamaian antara Palestina dan Israel, Jumat (21/5/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Setelah 11 hari berkonflik, Israel dan Palestina akhirnya menyepakati perjanjian gencatan senjata yang berlaku pada Jumat (21/5/2021) dini hari.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyambut baik soal berakhirnya pertempuran antara Israel dan Palestina.

Dirinya menyatakan, Pemerintah Amerika Serikat akan terus mengusahakan perdamaian kedua belah pihak secara berkelanjutan.

Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyatakan soal komitmen Pemerintah AS menjaga perdamaian antara Palestina dan Israel, Jumat (21/5/2021).
Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyatakan soal komitmen Pemerintah AS menjaga perdamaian antara Palestina dan Israel, Jumat (21/5/2021). (twitter/@POTUS)

Baca juga: Akhiri 11 Hari Pertempuran, Israel-Hamas Sepakat Gencatan Senjata secara Mutual dan Tanpa syarat

Hal tersebut disampaikan oleh Joe Biden melalui akun Twitter milik Presiden AS @POTUS, Jumat (21/5/2021).

Pada cuitannya tersebut, Biden awalnya mengabari bahwa Israel dan Palestina (Hamas dan grup lainnya di Gaza) telah menyetujui gencatan senjata.

Biden juga menyampaikan duka cita kepada Israel dan Palestina.

"Konflik tersebut menyebabkan banyak kematian tragis terhadap warga sipil termasuk anak-anak. Saya turut berduka cita kepada keluarga, Israel dan Palestina, kepada mereka yang kehilangan orang-orang tercinta dan saya berharap kesembuhan total bagi mereka yang mengalami luka-luka," ujar Biden dalam cuitannya.

Terakhir, dalam utas cuitannya itu, Biden menyertakan sebuah video yang menampilkan pernyataannya bahwa pemerintah AS berkomitmen untuk menjaga perdamaian antara Israel dan Palestina.

"Saya percaya Palestina dan Israel sama-sama layak untuk hidup dalam aman dan keamanan serta menikmati kebebasan, kesejahteraan, dan demokrasi," ungkap Biden.

"Pemerintahan saya akan terus melanjutkan usaha senyap dan diplomasi tanpa henti untuk mewujudkan hal tersebut," ujar dia.

"Saya meyakini kita memiliki kesempatan nyata untuk membuat perkembangan, dan saya berkomitmen bekerja mencapai hal tersebut," tegas Biden.

Sementara itu, Sekretaris Negara Amerika Serikat, Antony Blinken dijadwalkan akan pergi ke daerah Timur Tengah menyusul gencatan senjata ini.

Blinken menyampaikan, dirinya telah berbicara kepada pihak Israel dan juga akan bertemu dengan perwakilan dari Palestina untuk membicarakan masa depan Israel dan Palestina.

Menurut penjelasan pemerintahan Amerika Serikat, perdamaian di Timur Tengah, tepatnya antara Israel dan Palestina, kini menjadi prioritas utama politik luar negeri Amerika Serikat.

Kunjungan Blinken ke Timur Tengah bertujuan agar perdamaian dan gencatan senjata antara Israel dengan Palestina dapat berlangsung selamanya.

Hingga gencatan senjata dilakukan, tercatat ada 232 warga Palestina menjadi korban jiwa, 65 di antaranya adalah anak-anak yang semuanya tewas akibat serangan bombardir Israel.

Sementara itu di pihak Israel ada 12 korban jiwa, termasuk 2 anak-anak.

Baca juga: Kesaksian Jurnalis di Gaza, Sebut Serangan Israel Kali Ini Paling Parah: Ini Brutal

Warga Gaza Rayakan Gencatan Senjata

Pada perayaan gencatan senjata, nampak warga Gaza dan warga Palestina di daerah lainnya merayakan momen tersebut dengan bergembira.

Dikutip dari Al-Jazeera.com, gencatan senjata diketahui sudah dimulai sejak Jumat dini hari waktu setempat.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved