Pemerintah Larang Mudik
Ditangkap bersama Suami, Wanita Ini Ngaku Menyesal Maki dan Sumpahi Petugas saat Diminta Putar Balik
Wanita yang viral seusai memaki dan menyumpahi petugas di pos penyekatan Simpang Jalan Lingkar Selatan, Ciwadan, Cilegon, akhirnya diamankan polisi.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
Wanita warga Pandeglang, Banten, ini mengaku emosi setelah diteriaki dengan kata-kata kasar oleh petugas.
Ia pun balas memaki-maki hingga menyumpahi petugas yang berjaga kala itu.
"Uty enggak tau apa-apa bisa kaya gitu, Uty kaget seorang aparat ngomongnya kok kasar, itu yang Uty sedihin," ujar Gustuti.
"Jujur nih demi Allah, Uty mau puter balik tapi diteriaki, diteriakin anj*ng bangs*t."
Namun, pernyataan berbeda diungkapkan Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Arief Nazaruddin Yusuf.
Baca juga: Nekat Naik Perahu demi Bisa Mudik, 4 Orang Tenggelam saat Perahu Terbalik, 2 Ditemukan Tewas
Ia memastikan tak ada kata-kata kasar yang terlontar dari mulut petugas saat meminta UR memutar barik.
"Tidak ada kata-kata kasar dari petugas," tutur Arief.
Di sisi lain, Kapolres Cilegon AKBP Sigit Heryono mengatakan pengendara mobil tersebut mengaku hendak melayat orangtuanya yang meninggal dunia.
Namun karena tak bisa membuktikan ucapannya, pengendara tersebut akhirnya diminta memutar balik dari arah Anyer.
"Ngakunya mau layat orang meninggal, tapi tidak bisa memberikan penjelasan. Diputar balik marah-marah," jelasnya. (TribunWow.com)
Artikel ini telah diolah dari Kompas.com dengan judul Wanita yang Marahi Petugas di Penyekatan ke Anyer Diamankan, Mengaku Menyesal dan Minta Maaf, dan Ini Pengakuan Wanita yang Marahi Petugas di Pos Penyekatan ke Anyer: Saya Diteriaki