Pemerintah Larang Mudik
Ditangkap bersama Suami, Wanita Ini Ngaku Menyesal Maki dan Sumpahi Petugas saat Diminta Putar Balik
Wanita yang viral seusai memaki dan menyumpahi petugas di pos penyekatan Simpang Jalan Lingkar Selatan, Ciwadan, Cilegon, akhirnya diamankan polisi.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Wanita yang viral seusai memaki dan menyumpahi petugas di pos penyekatan Simpang Jalan Lingkar Selatan, Ciwadan, Cilegon, Banten, akhirnya diamankan polisi.
Dilansir TribunWow.com, wanita tersebut bernama Gustuti Rohmawati.
Diberitakan sebelumnya, Gustiti memaki dan menyumpahi petugas karena kesal diminta putar balik dari arah Anyer.

Baca juga: Wanita yang Ngamuk saat Diminta Putar Balik dari Anyer Ngaku Melayat, Petugas: Tapi Baju Tak Pantas
Baca juga: Pengakuan Wanita yang Maki-maki Petugas karena Diminta Putar Balik: Aparat Ngomongnya Kok Kasar
Selain Gustuti, polisi juga mengamankan pengendara Hasan Bahrudin yang saat kejadian di kendaraan yang sama dengan wanita tersebut.
Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono mengatakan pasangan istri itu ditangkap di kediaman saudaranya.
"Kedua orang pengemudi dan penumpang kendaraan Toyota Vios nomor polisi A 1330 TH diamankan di kediaman sepupunya di Carita," ujar Sigit, dikutip dari Kompas.com, Senin (17/5/2021).
Sigit menceritakan, suami istri itu mengaku berangkat dari Kota Serang menuju Carita, Pandeglang, untuk menjenguk saudaranya yang tengah sakit.
Namun, saat itu keduanya tak bisa menunjukkan bukti sehingga mereka dipaksa memutar balik.
Baca juga: Datang Langsung ke Polres Sukabumi, Wanita yang sempat Viral Maki Petugas Menangis Minta Maaf
Baca juga: Sempat Viral Maki Polisi Gara-gara Diminta Putar Balik, Ibu-ibu dan Pria Ini Akhirnya Minta Maaf
"Keduanya tinggal di Serang berangkat ke Carita, Pandeglang. Awalnya mereka lewat Padarincang, karena situasi macet parah putar balik."
"Masuk lagi ke JLS. Saat di simpang Ciwandan saat itu terjadi insiden itu."
Saat diamankan, Gustuti dan Hasan mengaku menyesali perbuatannya.
Keduanya pun meminta maaf telah memaki dan menyumpahi petugas.
"Yang bersangkutan menyesali perbuatannya, dan sudah meminta maaf kepada petugas, institusi Polri, teman-teman dari Dishub yang bertugas saat itu," lanjut Sigit.
Pengakuan Gustuti
Setelah viral, Gustuti memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya.
Wanita warga Pandeglang, Banten, ini mengaku emosi setelah diteriaki dengan kata-kata kasar oleh petugas.
Ia pun balas memaki-maki hingga menyumpahi petugas yang berjaga kala itu.
"Uty enggak tau apa-apa bisa kaya gitu, Uty kaget seorang aparat ngomongnya kok kasar, itu yang Uty sedihin," ujar Gustuti.
"Jujur nih demi Allah, Uty mau puter balik tapi diteriaki, diteriakin anj*ng bangs*t."
Namun, pernyataan berbeda diungkapkan Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Arief Nazaruddin Yusuf.
Baca juga: Nekat Naik Perahu demi Bisa Mudik, 4 Orang Tenggelam saat Perahu Terbalik, 2 Ditemukan Tewas
Ia memastikan tak ada kata-kata kasar yang terlontar dari mulut petugas saat meminta UR memutar barik.
"Tidak ada kata-kata kasar dari petugas," tutur Arief.
Di sisi lain, Kapolres Cilegon AKBP Sigit Heryono mengatakan pengendara mobil tersebut mengaku hendak melayat orangtuanya yang meninggal dunia.
Namun karena tak bisa membuktikan ucapannya, pengendara tersebut akhirnya diminta memutar balik dari arah Anyer.
"Ngakunya mau layat orang meninggal, tapi tidak bisa memberikan penjelasan. Diputar balik marah-marah," jelasnya. (TribunWow.com)
Artikel ini telah diolah dari Kompas.com dengan judul Wanita yang Marahi Petugas di Penyekatan ke Anyer Diamankan, Mengaku Menyesal dan Minta Maaf, dan Ini Pengakuan Wanita yang Marahi Petugas di Pos Penyekatan ke Anyer: Saya Diteriaki