Breaking News:

Virus Corona

Agar Jera, Polisi India Paksa Pelanggar Jam Malam Masuk ke Dalam Van dengan Pasien Covid-19 Palsu

Petugas polisi India memaksa dua orang pelanggar jam malam masuk ke sebuah van yang di dalamnya berisi polisi lain, berpura-pura jadi pasien Covid-19.

Jam Press via Metro.co.uk
Polisi lain terbaring di dalam ambulans, berpura-pura menjadi seseorang yang terkena Covid-19 

TRIBUNWOW.COM - Petugas polisi India memaksa dua orang pelanggar jam malam masuk ke sebuah van yang di dalamnya berisi polisi lain, berpura-pura jadi pasien positif Virus Corona.

Dikutip TribunWow.com dari Metro.co.uk, Selasa (11/5/2021), petugas kepolisian melakukan hal tersebut sebagai 'hukuman' pada orang-orang yang melanggar jam malam di tengah pandemi Covid-19.

Diketahui, negara-negara Asia kini tengah berjuang melawan gelombang kedua Covid-19 yang mengerikan, bahkan bisa melumpuhkan sistem kesehatan di negara tersebut.

Baca juga: Jumlah Tes Covid-19 di India Menurun dari Rata-rata, Seruan Penguncian Nasional Semakin Digalakkan

Meskipun tidak ada lockdown, namun sejumlah negara telah melakukan pembatasan sesuai dengan kebijakan negara masing-masing.

Distrik Mandla di negara bagian Madhya Pradesh, India merupakan satu di antara negara bagian yang memberlakukan jam malam.

Tujuannya tak lain untuk menekan tingginya pasien terjangkit Covid-19, di mana India kini menjadi sorotan dunia.

Dikabarkan, kepolisian distrik Mandla mencoba menakut-nakuti orang agar tinggal di rumah saja, jika lewat dari jam yang ditentukan maka orang tersebut akan dimasukkan ke dalam van dengan pasien Covid-19 palsu.

Dari video yang beredar, menunjukkan seorang siswa sedang diinterogasi oleh petugas yang berbicara dengannya melalui mikrofon.

Akhirnya petugas yang tidak puas dengan alasan siswa tersebut lantas menunjukkan sikapnya.

"Masukkan anak itu ke ambulans bersama pasien Covid-19 yang dibawa dari rumah sakit. Paksa anak itu nanti keluar dari kota," kata petugas bernada menakut-nakuti.

Saat itulah dua orang petugas berpakaian APD lengkap mulai memaksa pemuda tersebut masuk ambulans untuk menimbulkan efek jera.

Baca juga: Puing-puing Roket China Jatuh di Samudra Hindia, Ini Kata NASA hingga Astronom

Sementara petugas lain yang berada diluar menggunakan mikrofon dan berbicara untuk memastikan orang luar di sekitar tahu konsekuensi melanggar aturan jam malam.

Beberapa saat kemudian, pemuda itu dilepaskan oleh petugas setelah berteriak memohon maaf dan berjanji tidak akan melanggar aturan jam malam lagi. (TribunWow.com/Atri WM)

Berita lainnya terkait Covid-19 di India

ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved