Terkini Daerah
Sebulan Cekcok dengan Istri hingga Pergi dari Rumah, Pria di Batam Tewas Ditikam Orang Tak Dikenal
Nasib nahas menimpa seorang pria warga Kavling Bukit Makmur RT 02 RW 12, Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Batam, Budi Damanik (24).
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Nasib nahas menimpa seorang pria warga Kavling Bukit Makmur RT 02 RW 12, Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Batam, Budi Damanik (24).
Dilansir TribunWow.com, Budi meregang nyawa seusai ditusuk pria tak dikenal di Pasar Samarinda Jodoh, Minggu (9/5/2021) sore.
Seorang saksi, OP, menyebut korban sehari-hari membantu sang istri berjualan cendol di sekitar Tos 3000 Nagoya, Batam.
"Almarhum tidak ada kerjaan tetap dan setiap hari hanya mondar mandir di sekitar pasar Tos 3000 ini saja," ujar OP, dikutip dari TribunBatam.id, Senin (10/5/2021).
"Dia sesekali membantu istrinya berjualan cendol."

(TribunWow.com/Rusintha Mahayu)
Baca juga: Sosok Dani, Pria yang Ngaku Mudik Jalan Kaki Gombong-Bandung Diungkap sang Ibu: Kerap Buat Masalah
Baca juga: Ibu dan Neneknya Tewas Dibunuh, Siswa SMA Histeris di TKP seusai Pergi Semalaman
Saat kejadian, OP berada tak jauh dari lokasi penusukan.
Ia bahkan melihat pelaku melarikan diri seusai menikam Budi.
"Tadi saya sempat melihat pelaku melarikan diri ke arah Top 100 Jodoh, seusai menusuk Budi," terangnya.
Saat kejadian, Budi menggunakan pakaian berwarna merah, celana jins biru tua, serta topi hitam.
Seusai kejadian, pisau bahkan masih tertancap di tulang rusuk kiri korban.
Warga sekitar terlihat kebingungan, bahkan ada beberapa yang menangis.
Seorang pedagang yang enggan menyebutkan namanya mengatakan sebelum kejadian, korban dan pelaku sempat cekcok.
"Tadi saya mau pulang bang, tapi ada orang kelahi. Kondisi pasar juga lumayan sepi, tidak lama setelah itu ada orang teriak kalau yang kelahi itu salah satunya di bunuh," terang saksi.
"Saya juga ga tau dibunuh pakai apa."
Baca juga: Kronologi Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kamar Mandi, Polisi Duga Ada Motif Dendam
Baca juga: Kesaksian Ketua RW di Kendal soal Tewasnya 2 Wanita di Kamar Mandi, Singgung Anak Korban
Konflik dengan Istri