Breaking News:

Bobby Wali Kota Medan

Saling Sindir dengan Menantu Jokowi, Edy Rahmayadi sempat Komentari Aksi Bobby Tegur Anggota DPR

Terakhir, Gubernur Edy sempat meminta Bobby agar bertanya kepada Tuhan saat Bobby meminta kejelasan terkait penangan Covid-19.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Tribun-Medan.com/Mustaqim Indra Jaya
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyoroti kerumunan di pusat jajanan kuliner Kota Medan, Kesawan City Walk atau The Kitchen of The Asia. Terbaru, Edy mengomentari soal Wali Kota Medan Bobby Nasution yang pernah menegur Anggota Komisi III DPR RI Romo Muhammad Syafii. 

"Wewenang wali kota lah. Kalau ada masukkan anggota DPR yah boleh di dengar," ujar Edy Rahmayadi dikutip dari Kompas TV.

"Wewenang memilih kepala dinas itu kan gubernur, wali kota atau bupati. Mereka yang memilih usernya. Mereka yang memilih pejabatnya," sambungnya.

Ia juga meminta agar DPR selalu memantau pemerintahan.

"DPR yah memantau. Kalau ada yang tidak beres, bisa memberikan masukkan," ujar Edy.

Baca juga: Didebat Oknum Lurah yang Lakukan Pungli, Bobby Nasution: Bapak Siapa sih yang Ngajarin Kayak Gitu?

Kronologi Bobby Saling Sindir Lawan Edy

Kejadian saling sindiri diketahui terjadi seusai Bobby menerima teguran dari Edy atas kasus wilayah pusat kuliner di Kesawan Medan yang ramai pada akhir April lalu.

Dikutip TribunWow.com dari TribunMedan.com, kala itu Bobby mengakui adanya kerumunan masyarakat di Kesawan City Walk pada Sabtu (17/4/2021) malam.

"Sabtu kemarin Dinas Kebudayaan Pariwisata membuat pagelaran sederhana di sana. Rupanya masyarakat banyak yang hadir. Ini jadi pelajaran untuk tidak buat pagelaran seni lagi di sana," ungkap Bobby, Rabu (21/4/2021).

"Karena pagelaran seni yang berlangsung simpel justru menimbulkan kerumunan. Maka ini akan jadi koreksi dan tidak diadakan lagi. Dan jarak antar satu pelaku UMKM kita perjauh lagi, hampir 10 meter. Di Ahmad Yani yang tidak digunakan, kita gunakan lagi, biar mengurai," sambungnya.

Baca juga: Respons Bobby Nasution soal Pengusiran Wartawan dari Kantor Wali Kota Medan: Saya Sudah Sampaikan

Tak lama setelah itu, Bobby menanyakan kepada Edy soal penggunaan 5 hotel di Medan yang difungsikan sebagai lokasi karantina Covid-19 selama masa mudik lebaran.

Suami dari Kahiyang Ayu ini merasa tidak dilibatkan dalam teknis penanganan Covid-19.

Bobby juga menilai koordinasi Pemprov Sumut tak berjalan secara baik.

“Bukan mau apa-apa, kami mau bantu. Izinkanlah kami terlibat untuk membantu, menjaga prokes dan mendata. Jika tidak susah nanti. Bayangkan andai satu hotel ada 100 WNI, masing-masing ada keluarga datang dua orang, sudah ratusan di situ. Petugas itu tidak tahu. Maka kami ingin kirim personel untuk membantu, itu saja,” kata Bobby.

Bobby kemudian menceritakan bagaimana dirinya tidak mendapat informasi soal lokasi karantina Covid-19 di Kota Medan.

“Kami langsung dengar via telepon dengan Pak Gubernur dan Dinkes katanya per 1 Mei tidak ada lokasi karantina di Medan. Ternyata setelah kami cek ada. Sekali lagi kami sampaikan kami ingin membantu penanganan Covid-19,” ujar Bobby.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
MedanBobby NasutionEdy RahmayadiSumatera UtaraCovid-19
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved