Breaking News:

Terkini Daerah

Sosok Panglima Sunda Nusantara, Keluarga Sebut Kerjanya Hanya Marah-marah Lewat Telepon

Seusai Kekaisaran Sunda Nusantara menjadi viral, pimpinan tertinggi Sunda Nusantara mengundurkan diri dan tak mau persoalan ini dibuat ramai.

Kolase (Dokumentasi Ditlantas Polda Metro Jaya), (ISTIMEWA via TribunJakarta.com), dan (YouTube Kompastv)
Alex Ahmad Hadi Ngala ketika dijumpai aparat di kediamannya, Kamis (6/5/2021) malam. Foto kanan: atribut dan perlengkapan Kekaisaran Sunda Nusantara. 

TRIBUNWOW.COM - Kerajaan abal-abal bernama Kekaisaran Sunda Nusantara menjadi viral seusai seorang anggotanya ditilang polisi akibat menggunakan plat mobil berwarna biru dan SIM buatan sendiri.

Kekaisaran tersebut diketahui dipimpin oleh seorang pria bernama Alex Ahmad Hadi yang menempati posisi paling tinggi bernama Panglima Tertinggi Majelis Agung Sunda Archipelago (MASA).

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Alex kesehariannya hanya di rumah tanpa pekerjaan yang jelas dan kerap marah-marah lewat telepon.

Markas Kekaisaran Sunda Nusantara di Jalan Ciliwung, Beji, Kota Depok, Kamis (6/5/2021).
Markas Kekaisaran Sunda Nusantara di Jalan Ciliwung, Beji, Kota Depok, Kamis (6/5/2021). (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

Baca juga: Pria yang Ngaku Jenderal Sunda Nusantara Bakal Diperiksa Kejiwaannya, Polisi: Sangat Berbahaya

Baca juga: Viral Pria yang Tunjukkan SIM Kekaisaran Sunda Nusantara Ngaku Jenderal, Ternyata Ini Panglimanya

Dikutip TribunWow.com dari TribunJakarta.com, hal tersebut disampaikan oleh kakak ipar Alex yakni Jayadi.

Alex menjadikan rumahnya yang beralamat di Jalan Ciliwung, Kemiri Muka, Beji, Kota Depok, Jawa Barat, sebagai markas Kekaisaran Sunda Nusantara.

Berdasarkan pemantauan wartawan TribunJakarta.com, rumah Alex yang disebut-sebut sebagai markas kekaisaran nampak biasa saja.

Di sana terdapat dua unit mobil dan sejumlah pot tanaman menghiasi teras.

Jayadi bercerita, kegiatan rutin kelompok yang dipimpin oleh Alex tersebut adalah kumpul-kumpul sejumlah orang namun tak mencapai 10 orang.

“Enggak lebih dari 10 orang sih itu juga, datang boncengan naik motor biasanya,” jelasnya, Kamis (6/5/2021).

Menurut keterangan Jayadi, anggota Kekaisaran Sunda Nusantara semuanya dari luar daerah.

Halaman
1234
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved