Breaking News:

Terkini Daerah

Disekap 4 Hari, Remaja Ini Rela 3 Kali Dirudapaksa demi Lindungi Adik, Selalu Diancam akan Dibunuh

Remaja 14 tahun berinisial FEN dan adik sepupunya, MT (13), disekap seorang pria, DB, selama empat hari.

Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Claudia Noventa
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi - Remaja 14 tahun berinisial FEN dan adik sepupunya, MT (13), disekap seorang pria, DB, selama empat hari. 

TRIBUNWOW.COM - Remaja 14 tahun berinisial FEN dan adik sepupunya, MT (13), disekap seorang pria, DB, selama empat hari.

Dilansir TribunWow.com, selain disekap, FEN bahkan juga tiga kali dirudapaksa pelaku.

Kejadian ini berlangsung di rumah pelaku yang berada di Desa Onu, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ilustrasi Penculikan
Ilustrasi - Remaja 14 tahun berinisial FEN dan adik sepupunya, MT (13), disekap seorang pria, DB, selama empat hari. (TribunTimur.com)

Baca juga: YouTuber di Kediri Cabuli Gadis untuk Konten, Hipnotis Korban dan Usir Saksi untuk Beli Teh

Baca juga: Modus Bikin Konten YouTube, Pria di Kediri Cabuli Wanita di Rumah, Teman Diminta Pergi Beli Minuman

Selama empat hari disekap, FEN dan MT hanya diberi makan sehari sekali oleh pelaku.

"Kami hanya dikasih makan pelaku sehari sekali. Makan sayur dan nasi," ucap FEN, dikutip dari POS-KUPANG.com, Kamis (6/5/2021).

Penyekapan itu terjadi sejak 26 hingga 30 Maret 2021.

Selama empat hari, FEN dan MY hanya dikurung di dalam kamar dan diizinkan sekali ke toilet.

Itu pun pelaku selalu mengawasi mereka meski hanya pergi ke WC.

"Selama empat hari itu, kami hanya di kamar saja. Mau Ke kamar WC hanya boleh malam hari itu pun dijaga pelaku," kata FEN.

Di rumah penyekapan itu, FEN tak melihat orang lain selain DB.

Baca juga: Disekap 4 Hari, FEN Selamatkan Adiknya yang Hendak Dirudapaksa: Saya Terpaksa Layani Pelaku

Baca juga: Kelanjutan Cekcok Erlita Dewi Vs Eks Suami, Paman Bantah Culik 3 Putrinya: Anak-anak Enjoy Kok

Pelaku disebutnya setiap hari keluar saat siang.

Sebelum pergi, pelaku selalu mengancam dengan pisau dan menyebut akan membunuh korban jika berani kabur.

" Kami dua takut dengan pelaku. Dia (pelaku) setiap hari pegang pisau baru ancam akan bunuh kami jika berani kabur atau berteriak," ujar FEN.

"Makanya kami tidak berani kabur atau berteriak."

Kronologi

Halaman
123
Tags:
PenyekapanRemajarudapaksaNusa Tenggara Timur (NTT)TribunWow.com
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved