Terkini Daerah
Maki-maki Temannya seusai Kalah Main Judi, Pria Ditemukan Tewas di Semak-semak, Begini Kronologinya
Terungkap motif pembunuhan terhadap Sait Lupriadi (45) di Jalur Lintas Selatan (JLS) Pantai Gemah, Tulungagung.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Claudia Noventa
"Saat korban buang air kecil itu, tersangka memukul leher kiri korban sebanyak tiga kali sampai jatuh," ujar Handono.
Sait berusaha melawan, namun Sugeng yang lebih siaga justru menyerangnya dengan batu.
Sugeng menghantamkan batu seberat 20 kilogram ke tubuh Sait sebanyak tiga kali hingga meninggal dunia.
Mengetahui Sait sudah tewas, Sugeng lantas menyeret jasad korban dan membuangnya ke samak-semak.
"Sesuai hasil autopsi, ada sejumlah luka di kepala korban, dan rusuknya ada yang patah. Luka-luka itu yang menyebabkan korban meninggal," sambungnya.
Baca juga: Bunuh Teman, Pria Ini Sempat Pura-pura Ikut Jemput Jasad Korban di RS, Polisi: Dia Sangat Tenang
Pengakuan Pelaku
Sugeng mengaku tak berniat menghabisi nyawa Sait.
Karena saat kejadian kondisi gelap, Sugeng menyebut hanya spontan mengambil batu yang tak sengaja diinjaknya.
"Kondisinya gelap, saya merasakan ada batu di kaki lalu saya ambil untuk memukul korban," kata Sugeng.
Sugeng pun tak menyangka jika batu yang digunakannya menghabisi korban seberat 20 kilogram.
Seingat Sugeng, ia menghantamkan batu itu di bagian kepala belakang dan dada korban.
Setelah membunuh Sait, Sugeng merampas uang Rp 1,1 juta, ponsel serta sepeda motor milik korban.
Sugeng bahkan mengecat ulang sepeda motor korban agar tak ketahuan.
Kondisi Korban
Sebelumnya, polisi kesulitan mengidentifikasi korban karena jasadnya sudah hampir membusuk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-pembunuhan-2.jpg)