Breaking News:

Prostitusi Online

Jual Keperawanan Rp 10 Juta, Gadis Asal Blora Ini Justru Diperalat sang Muncikari Pakai Video Syur

Dari awalnya curhat soal ekonomi hingga akhirnya menjual keperawanan Rp 10 juta, AW justru diperdagangkan oleh sang muncikari, Hendri Yuliansyah (HY).

Editor: Lailatun Niqmah
Press Association via BBC
Ilustrasi korban prostitusi. Seorang remaja asal Blora, Jawa Tengah, diperjual belikan oleh seorang muncikari, setelah ia menjual keperawanannya Rp 10 juta. 

TRIBUNWOW.COM - Kisah pilu dialami oleh AW (19), seorang gadis asal Blora, Jawa Tengah, yang terjaring razia di Hotel Surabaya, Jawa Timur.

Dari awalnya curhat soal ekonomi hingga akhirnya menjual keperawanan Rp 10 juta, AW justru diperdagangkan oleh sang muncikari, Hendri Yuliansyah (HY).

Hal ini lantaran video syurnya terancam disebarkan jika dia tak menurut kepada HY untuk dijual kepada pria hidung belang lainnya.

Baca juga: Pria Ini Tega Jual Istri Seharga Rp 1 Juta karena Alasan Ekonomi, Bahkan Ikut Nonton Langsung

Setelah tarif Rp 10 juta, tarif AW pun terus merosot menjadi Rp 1,5 juta sekali kencan.

Bahkan, dia pun dipaksa melayani HY.

Kisah AW terjun dalam dunia prostitusi online berawal dari sering mengeluh kepada HY karena tak punya uang.

Mendengar curhatan korban, niat jahat HY muncul.

Ia lalu menjual korban yang masih perawan Rp 10 juta kepada pria hidung belang.

"Awalnya kenal dan curhat. Sampai akhirnya saya tawari dan berikan waktu ke dia (korban)."

"Sampai akhirnya dijual harga Rp 10 juta," kata HY, saat ditanya oleh petugas kepolisian di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (5/5/2021).

Tak cukup sampai di situ, pelaku ternyata memaksa korban untuk melayani nafsu bejatnya.

Pelaku mengancam korban jika tidak mau melayani nafsunya, akan menyebarkan foto bugil korban dan memberitahukannya kepada keluarga besar korban.

Atas ancaman itulah korban akhirnya menuruti kemauan pelaku.

“Tadi pelaku mengaku kenal sekitar November 2020 lalu. Sampai akhirnya dia membawa ke Surabaya dan menjualnya dengan harga Rp 1,5 juta."

"Pelaku dapat bagian Rp 500.000 untuk bayar hotel dan jatah dia,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian.

Saat di Yogyakarta, korban sudah mulai dijajakan, hingga pada akhirnya dibawa ke Kota Surabaya bekerja sebagai pekerja seks komersial.

"Korban dijual ke temannya seharga Rp 10 juta untuk keperawanan korban."

"Korban juga dijual di Kota Surabaya seharga Rp 1,5 juta usai perawannya hilang."

"Malah korban juga harus memenuhi nafsu bejat pelaku, sesuai dengan pengakuan HY," ujar dia.

Pelaku dan korban kini sudah diamankan di Mapolrestbes Surabaya untuk penyelidikan lebih lanjut.

Halaman
123
Sumber: Surya
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved