Terkini Daerah
Kaget Anaknya Jadi Dalang Kasus Sate Beracun di Bantul, Ayah Nina Memelas Minta Ini ke Polisi
Ayah pengirim sate beracun di Bantul, Maman (50), kaget mengetahui kabar anaknya sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Ayah pengirim sate beracun di Bantul, Maman (50), kaget mengetahui kabar anaknya sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Dilansir TribunWow.com, Nina Apriani alias NA (25) resmi menjadi tersangka atas kasus pembunuhan berencana.
NA terbukti mencampur bumbu sate dan mengakibatkan seorang anak pengemudi ojek online bernama Naba Faiz Prasetyo (10) tewas.
Saat ditemui di rumahnya di Desa Buniwangi, Kecamatan Palasah, Majalengka, Jawa Barat, Maman mengaku tak menyangka NA bakal berbuat senekat itu.

Baca juga: Tetangga Tahu NA Pengirim Sate Sudah Nikah, Ungkap Tomy Jarang di Rumah: Terakhir 3 Minggu Lalu
Baca juga: Fakta Berbeda soal Status NA Pengirim Sate Beracun Ngaku Sudah Nikah Siri, Ayah Sebut Masih Single
Pasalnya, ia mengenal NA sebagai anak yang baik dan cenderung pendiam.
"Suka pulang ke rumah. Kelakuan di rumah pendiam, jarang cerita apapun, terutama asmara juga tidak," ujar Maman, dikutip dari TribunJabar.id, Selasa (4/5/2021).
Maman menyebut NA sudah sejak 10 tahun lalu bekerja di Yogyakarta.
Baca juga: Polisi Kesulitan Korek Informasi dari NA Pengirim Sate Beracun karena Ini, Terbongkar Sifat Aslinya
Baca juga: Ada Hal Tak Biasa saat Kirim Sate Sianida, Bandiman Akui Tidak Curigai Pelaku
Menurut sepengetahuannya, NA diajak bekerja sebagai pedagang oleh temannya.
"Kalau tidak salah 2014 ia berangkat kerja ke Bantul. Setelah lulus SMP, pulang setiap Lebaran."
"Tapi sebelum puasa (kemarin) dia sempat pulang juga."
Maman pun hanya bisa pasrah saat anaknya ditetapkan sebagai tersangka.
Namun, ia memelas dan berharap ada keringanan hukuman untuk NA.
NA Disebut Istri Siri Target Pembunuhan
Ketua RT 03, Cempokojajar, Srimulyo, Piyungan, Agus Riyanto, membongkar status pengirim sate beracun di Bantul, Yogyakarta, Nina Apriani alias NA (25).
Diberitakan sebelumnya, NA berniat mengirim sate bersianida itu pada pujaan hatinya, penyidik Polrestabes Bantul, Tomy.
Namun, sate beracun itu justru membunuh seorang anak pengemudi ojek online (ojol) bernama Naba Faiz Prasetyo (10).
Terkait hubungan asmara NA dan Tomy, menurut Agus, keduanya sudah menikah siri.
Ia menyebut NA sudah satu tahun tinggal di wilayah tersebut.
"Tinggal di sini sudah satu tahun, NA kan istri sirinya Tomy. Dulu waktu silaturahmi ke sini berdua," ujar Agus, dikutip dari TribunJogja.com, Selasa (4/5/2021).
"Waktu itu mbak NA sempat telepon orangtuanya, kemudian orangtuanya bilang ke saya nitip anak saya mau tinggal."
Baca juga: Terbongkar Pelaku Lain dalam Kasus Sate Beracun di Bantul, Pria Ini yang Sarankan NA Balas Dendam
Meski tak bisa menunjukkan bukti, Agus yakin betul keduanya telah menikah siri.
"Ibuknya (NA) bilang kalau sudah menikah secara agama. Kalau menunjukkan bukti enggak, cuma menunjukkan KTP saja."
"Di sini kan ada peraturan, kalau warga baru wajib lapor," sambungnya.
Agus menjelaskan, NA dikenal sebagai sosok yang baik.
Karena itu, ia mengaku kaget saat mengetahui NA adalah sosok pengirim sate beracun yang menewaskan bocah 10 tahun.
"Ya sempat kaget, karena kan mbak NA orang baik. Setahu saya kerjanya di kosmetik, bukan di salon. Karena kesibukannya, jadi jarang berkomunikasi dengan warga," jelas Agus.
"Kemarin waktu menempati rumah pertama juga mengundang warga, untuk minta doa."
Beda Pengakuan Keluarga
Namun, pernyataan Agus itu bertolakbelakang dengan pengakuan keluarga NA.
Ayah NA, Maman (45) menyebut anaknya masih berstatus single atau belum menikah.
Ia pun mengaku tak mengetahui kisah asmara NA dengan Tomy yang merupakan seorang anggota polisi.
"Belum berkeluarga, masih sendiri. Masih gadis keneh," kata Maman, Selasa (4/5/2021).
Selain itu, di mata keluarga, NA selama ini dikenal sebagai sosok yang tertutup, terutama masalah asmara.
Pihak keluarga bahkan hampir tak pernah mendengar curhatan NA soal kisah cintanya.
"Tidak (cerita cinta dengan polisi), orangnya pendiam soalnya."
"Kalau di rumah diam saja, di rumah paling 3 hari terus berangkat lagi ke Yogyakarta," tutur Maman.
Baca juga: Nani Pakai Jilbab saat Kirim Sate Sianida, Ayah Korban Yakin Kenali Pelaku meski Baru Lihat Foto
Menurut Maman, ia terakhir berkomunikasi dengan NA sebelum bulan puasa.
Saat itu, NA pulang ke rumahnya selama tiga hari.
"Rencana lebaran tuh mau pulang lagi, tapi kemarin saya lihat berita justru anak saya tersandung kasus."
"Kaget dan masih tidak menyangka sampai sekarang," tandasnya. (TribunWow.com)
Baca artikel lain terkait sate beracun di Bantul
Artikel ini telah diolah dari TribunJabar.id dengan judul Anaknya Jadi Dalang Sate Beracun, Ayah NA di Majalengka Memelas Minta Hal Ini dari Penegak Hukum, dan TribunJogja.com dengan judul Ketua RT Ungkap Tentang Status NA, Wanita Pengirim Sate Beracun yang Tewaskan Bocah di Bantul, dan Polisi Buru Pria yang Sarankan NA Kirim Paket Sate Beracun Hingga Tewaskan Bocah di Bantul