Terkini Daerah
Gadis 10 Tahun Dihajar Ayah Tiri secara Sadis, Datangi Polisi dengan Kondisi Wajah Babak Belur
Pihak kepolisian masih mendalami kasus gadis belia dihajar oleh ayah tirinya hingga babak belur.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Seorang gadis berinisial RM (10) babak belur seusai dihajar oleh ayah tirinya sendiri Y (33).
Kasus penganiayaan itu diketahui terjadi di Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (29/4/2021).
Berdasarkan pengakuan korban, dirinya dihajar oleh ayah tirinya saat pulang dari mengantar hidangan berbuka puasa atau takjil ke keluarga ayah tiri.

Baca juga: Ingin Balas Dendam tapi Salah Sasaran, Pengirim Sate Beracun Menyesal Akibatkan Bocah 10 Tahun Tewas
Dikutip TribunWow.com dari TribunBanten.com, korban diketahui melaporkan kejadian ini ke Polres Lebak, pada Senin (3/5/2021).
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh pihak kepolisian, ayah tiri korban awalnya menyuruh istrinya untuk mengantar hidangan berbuka ke keluarga sang ayah tiri.
Namun karena sedang mencuci, istri pelaku meminta korban untuk mengantar takjil tersebut ke rumah neneknya alias ibu dari pelaku.
Tempat tinggal antara kediaman korban dan keluarga tiri pelaku diketahui tak begitu jauh.
"Jadi pelaku ini menyuruh sang istri untuk mengantarkan, akan tetapi malah sang anak yang mengantarkan makanan, karena pada saat itu sang istri sedang mencuci pakaian," ujar Unit PPA Polres Lebak, Aiptu Ary Erwantoro saat dihubungi, Senin (3/5/2021).
Ketika tahu yang mengantar bukan istrinya, pelaku langsung menghampiri korban dan menghajar anak tirinya itu secara sadis.
Korban bahkan sempat pingsan hingga akhirnya harus dibawa ke puskesmas terdekat.
Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, kepala korban dibenturkan ke tiang berulang kali oleh pelaku.
Akibat peristiwa itu korban kini mengalami trauma dan luka-luka terutama di bagian kepala.
Sementara itu pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian dan kasus ini masih terus didalami.
Baca juga: Klarifikasi Gus Miftah soal Viral Video Ceramahnya di Gereja: Diundang, Hadir Bersama Mas Anies
Pengakuan Korban
Korban bercerita, dirinya disuruh oleh ibunya untuk mengantar makanan ke keluarga ayah tiri.
Setelah mengantar ke keluarga ayah tiri, ada keluarga dari pelaku yang melapor ke pelaku jika yang mengantar makanan bukanlah istri pelaku.
"Disuruh anterin pembukaan sama mamah, bapak nyuruhnya mamah yang anterin, tapi mamah nyuruh aku karena lagi di sungai. Anaknya lapor ke bapak kalau yang anterin makanan bukan mamah," kata R di Mapolres Lebak, Senin (3/5/2021).
Baca juga: Viral Larang Jemaah Pakai Masker, Ustaz Abdurohman Sebut Covid-19 Jangan Dimusuhi: Khaliknya Deketin
R bercerita, sebelum dihajar ia sempat dimarahi terlebih dahulu.
Ia mengatakan penganiayaan yang ia terima berupa pemukulan dan penganiayaan.
Pada saat penganiayaan terjadi ibu kandungnya masih berada di sungai.
Pada foto yang diperoleh TribunBanten.com dari Polres Lebak, nampak wajah korban tampak lebam dan terlihat bekas-bekas penganiayaan di balik maskernya.
Foto tersebut diketahui diambil saat korban melapor ke pihak kepolisian. (TribunWow.com/Anung)
Artikel ini diolah dari TribunBanten.com dengan judul Pengakuan Bocah Korban Penganiayaan di Lebak, Dianiaya Ayah Tiri Usai Antar Hidangan Buka Puasa dan Cuma Gara-Gara Antar Takjil, Bocah SD Asal Lebak Dipukuli Ayah Tiri Hingga Pingsan
Berita terkait Penganiayaan terhadap Anak