Kapal Selam Nanggala 402
Bantah Jual Rumah untuk Pengobatan, Eks Komandan KRI Nanggala Kolonel Iwa Menangis: Saya Malu
Beberapa waktu terakhir, sempat ramai kabar soal kabar Mantan Dansatsel KRI Nanggala 402 jual rumah untuk berobat, kabar ini langsung dibantah.
Editor: Lailatun Niqmah
“Ada pernyataan tentang kondisi saya yang terbaring sakit tidak bisa berbicara, hanya bisa di tempat tidur. Saya sampaikan pada media, saya seperti ini."
"Kalau dikatakan sakit, saya masih bisa beraktivitas, biar pun terbatas,” kata Iwa.
Iwa mengatakan, dirinya masih mampu berangkat dari tempat tinggalnya di Tasikmalaya, Jawa Barat, ke Jakarta dengan menggunakan mobil pribadi.
“Saya berangkat dari Tasikmaya pakai kendaraan sendiri ke Jakarta, bukan atas perintah pimpinan,” ucap Iwa.
Lebih lanjut, Iwa juga mengklarifikasi pemberitaan terkait dirinya yang terpapar radiasi serbuk besi kapal selam karena bekerja selama puluhan tahun.
Ia mengatakan, sejak berpangkat letnan satu hingga sekarang, dirinya masih sehat.
Bahkan, jika masih bisa berdinas, Iwa menyatakan masih ingin bertugas di kapal selam.
“Kalau masih ada waktu, saya mau berdinas di kapal selam, karena kami mencintai satuan kami,” kata Iwa.
Ia pun menjelaskan bahwa kapal selam didesain oleh orang-orang ahli yang diperuntukkan membawa personel ke kedalaman laut.
“Jadi insya Allah di kedalaman berapa pun sesuai spesifikasinya kita aman,” ujar Iwa.
“Jadi, kondisi saya saat ini memang sedang perawatan, tapi bukan karena dinas di kapal selam,” ucap dia.
Sebelumnya diberitakan Iwa Kartiwa mengalami sakit berdasarkan cerita dari mantan Kapolda Jawa Barat Irjen (Purn) Anton Charliyan, yang adalah kakak kandungnya.
Baca juga: Sosok Kolonel Iwa, Eks Komandan KRI Nanggala 402 yang Terbaring Sakit, Jual Rumah untuk Pengobatan
Menurut Anton, adiknya sakit parah akibat mengisap terlalu banyak zat besi selama puluhan tahun bertugas sebagai pasukan khusus kapal selam. Kondisi ini tidak hanya dialami oleh adiknya.
Menurut Anton, hampir semua anggota pasukan khusus kapal selam mengalami hal yang sama.
"Sampai saat ini, adik saya masih enam tahun lagi masa tugasnya, tapi sakit akibat zat besi, kandungan selama bertugas di kapal selam."