Kapal Selam Nanggala 402
Sahabat Bongkar Curhatan Komandan Kapal Selam Nanggala 402 sebelum Gugur: Gue Juga Kebat-kebit
Sahabat Komandan Kapal Selam KRI Nanggala 402, Letkol (P) Heri Oktavian, Edna C Pattisina, membongkar curhatan teman lamanya itu.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
Pernyataan Edna itu pun langsung dikonfirmasi Prsenter Najwa Shihab.
"'Gue kebat-kebit' itu karena harus beroperasi di kapal yang tua dan overhaul-nya ditunda-tunda, konteksnya seperti itu?," sahut Najwa Shihab.
"Iya seperti itu," jawab Edna singkat.
Simak videonya berikut ini mulai menit ke-6.17:
Tangis Keluarga Awak KRI Nanggala 402
Kesedihan masih terlihat pada raut wajah istri dan ibunda awak kapal selam KRI Nanggala 402, Serda Pandu Yudha Kusuma.
Dilansir TribunWow.com, sang ibunda, Sri Endah bahkan menangis tersedu-sedu mengaku ingin melihat jenazah putranya untuk terakhir kalinya.
Dalam kesempatan itu, tangis Sri Endah itu membuat Presenter Najwa Shihab ikut bersedih hingga suaranya bergetar.

Baca juga: Tangis Istri Awak Nanggala 402 Pecah di Mata Najwa, sampai Tolak Bercerita Masa Lalu: Takut Gak Kuat
Baca juga: Kini Ditangkap Densus 88, Munarman Pernah Ngotot di Mata Najwa Tak Mau Jawab soal Baiat ISIS
"Apa yang diharapkan sekarang? Adakah hal tertentu yang masih jadi ganjalan di dalam hati?," tanya Najwa Shihab.
Sri Endah pun langsung menjawab pertanyaan Najwa Shihab tersebut.
Sambil menangis, Sri Endah mengaku ingin evakuasi KRI Nanggala 402 tetap dilanjutkan.
"Harapan saya sebagai orangtua semoga pemerintah segera mengevakuasi ABK KRI Nanggala," ucap Sri Endah.
"Apa pun itu saya ikhlas dan harapan saya semoga cepat diangkat, bisa pulang ke keluarga masing-masing."
Masih menangis, Sri Endah menyebut ingin menatap wajah anaknya untuk terakhir kalinya.
"Untuk kesempatan melihat terakhir kali, itu harapan saya sebagai orangtua," sambungnya.
Baca juga: Viral di WA Hoaks Awak KRI Nanggala 402 Peluk Bayinya yang Baru Lahir, Istri Bantah Punya Bayi
Baca juga: Istri Nangis Bahas Wasiat Awak KRI Nanggala 402 sebelum Gugur di Lautan Bali: Jangan Lupa Salat