Munarman Ditangkap
Profil Munarman yang Ditangkap Densus 88, Mantan Aktivis Hukum hingga Viral Siram Teh saat Live TV
Mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Berikut profilnya.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.
Ia diduga terlibat dalam aksi teror dengan cara menggerakkan orang lain, bermufakat jahat, serta menyembunyikan informasi tentang tindak pidana terorisme.
Munarman diamankan terkait baiat di UIN Jakarta, Makassar, serta Medan.

Baca juga: Kenal Lama dengan Munarman, Fadli Zon Tak Percaya Eks Sekretaris FPI Teroris: Kurang Kerjaan
Ia ditangkap di kediamannya di Klaster Lembah Pnius, Perumahan Modern Hill, Kelurahan Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (27/4/2021) sekitar pukul 15.30 WIB.
Berikut TribunWow.com rangkum profil Munarman.
1. Aktivis Hukum
Dikutip dari Kompas.com, pria kelahiran Palembang, 16 September 1968 ini berkarier di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palembang.
Ia juga sempat menjadi Koordinator Komisi Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Aceh pada 1999-2000.
Selanjutnya ia menjadi Ketua Dewan Pengurus Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) periode 2002-2017.
2. Menjadi Pengacara Abu Bakar Ba'asyir
Munarman pernah menjadi anggota tim pengacara pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia, Abu Bakar Ba'asyir, yang dipidana atas kasus Bom Bali.
Sejak saat itu, ia mulai dekat dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Baca juga: Munarman Ditetapkan sebagai Tersangka, Tim Kuasa Hukum Benarkan: UU Terorisme, Banyak Pasalnya
3. Tergabung dengan FPI
Berawal dari kedekatannya dengan tokoh-tokoh HTI, Munarman mulai mengenak tokoh Islam lainnya seperti Pemimpin FPI Rizieq Shihab.
Ia menduduki jabatan penting di FPI sampai ormas tersebut dibubarkan pada Desember 2020.