Breaking News:

Terkini Daerah

Tersinggung Dengar Ceramah Imam, Pria Ini Nekat Sabet Korban pakai Parang karena Jarang ke Masjid

Seorang warga Dusun Saro, Desa Persiapan Kanaeng, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Arsyad Dg Saili (25) menyerahkan diri ke polisi.

Istimewa via Tribunnews.com
Ilustrasi - Seorang warga Dusun Saro, Desa Persiapan Kanaeng, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Arsyad Dg Saili (25) menyerahkan diri ke polisi. 

TRIBUNWOW.COM - Seorang warga Dusun Saro, Desa Persiapan Kanaeng, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Arsyad Dg Saili (25) menyerahkan diri ke polisi.

Dilansir TribunWow.com, ia mengaku telah menganiaya seorang imam masjid, Baso Dg Sallang (60).

Kepada polisi, pelaku mengaku menganiaya korban dengan membacok pria 60 tahun tersebut.

Ilustrasi Pembunuhan 2
Ilustrasi - Seorang warga Dusun Saro, Desa Persiapan Kanaeng, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Arsyad Dg Saili (25) menyerahkan diri ke polisi.  (TribunWow.com/Octavia Monica P)

Baca juga: Dianiaya sampai Babak Belur, Kesabaran Puspa Habis saat Suami Nyaris Membunuhnya: Rela Dia Dipenjara

Baca juga: Tersinggung dengan Kata-kata Pentingnya Ibadah di Masjid, Pria Ini Aniaya Seorang Imam Pakai Parang

Hal itu pun dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Galsel, Aipda Samsuddin.

Ia menyebut, pelaku nekat membacok korban karena tersinggung dengan kata-kata sang imam masjid saat mengisi ceramah.

"Pelaku merasa tersinggung dengan kata-kata Pak Imam pada saat di dalam masjid, pak imam berbicara dan pelaku tersinggung," kata Samsuddin, dikutip dari TribunTimur.com, Kamis (22/4/2021).

Menurut Samsuddin, pelaku tersinggung saat korban menjelaskan tentang pentingnya ibadah salat dan tarawih di masjid.

Baca juga: Dikira Korban Tabrak Lari, Pria di Bangka Diduga Dibunuh seusai Luka Parah di Kepala Diperiksa

Baca juga: Nur Kholis Bunuh Pengusaha Wajan karena Ditantang Istri Korban: Berani Kamu Bunuh Suami Saya?

Ia menyebut, pelaku tersinggung karena jarang ke masjid untuk beribadah.

Namun selain masalah sakit hati, pelaku juga bernah bersitegang dengan korban karena sengketa tanah.

Samsuddin menjelaskan, kejadian mengenaskan itu berlangsung pada 19 April 2021 lalu.

Saat kejadian, korban bersama sejumlah saksi tengah membeli bakso.

Tibe-tiba pelaku datang mengendarai sepeda motor dan langsung menebas korban.

"Setelah pelaku memarangi korban, pelaku langsung melarikan diri," jelas Samsuddin.

Warga yang melihat kejadian ini pun langsung membawa korban ke rumah sakit.

Tak lama berselang, warga juga melaporkan pelaku ke polisi. (TribunWow.com)

Baca artikel lain terkait

Artikel ini telah diolah dari TribunTimur.com dengan judul Motif Warga Galesong Takalar Aniaya Pak Imam, Tersinggung Disebut Jarang ke Masjid, dan Pelaku Pemarangan Imam Masjid di Galesong Takalar Menyerahkan Diri ke Polisi

 
Tags:
ceramahPriaMasjidKabupaten Takalar
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved