Breaking News:

Terkini Daerah

Tersangka Penganiayaan Perawat RS Siloam Disebut Kooperatif, Polisi: Tidak Ada Penangguhan Penahanan

Kasus penganiayaan perawat Rumah Sakit (RS) Siloam Sriwijaya Palembang, CRS (28), masih terus berlanjut.

TRIBUNSUMSEL.COM/PAHMI RAMADHAN
Pelaku penganiayaan perawat RS Siloam Palembang JT ditemui saat press release di Polrestabes Palembang, Sabtu (17/4/2021). 

Kondisi perawat Rumah Sakit (RS) Siloam Sriwijaya Palembang, CRS (28), kini semakin membaik.

Hal itu diungkapkan setelah kunjungan Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Sumatera Selatan (Sumsel), Harif Fadhillah, Selasa (20/4/2021).

Menurut Harif, pihaknya telah melakukan investigasi tentang sejumlah tuduhan yang dilayangkan Melisa, istri tersangka penganiayaan, JT (38).

Berdasarkan hasil investigasi PPNI, CRS telah melakukan prosedur yang sesuai.

Sehingga, dipastikan CRS tak melakukan pelanggaran kode etik keperawatan.

"Tentang komentarnya jarum patah, membiarkan pendarahan, lalu judes hingga psikopat, tidak mungkin," jelas Harif, dikutip dari SRIPOKU.com, Rabu (21/4/2021).

Oleh karena itu, PPNI akan terus mengawal kasus penganiayaan ini.

Baca juga: Babak Baru Penganiayaan Perawat RS Siloam, Istri Tersangka Tantang Korban Bertemu di Pengadilan

PPNI juga akan memasukkan pengacaranya dalam tim kuasa hukum CRS.

"PPNI akan terus mengawal proses hukum, salah satunya dengan memasukkan lawyer BBH PPNI dalam tim hukum yang akan mendampingi korban," sambungnya.

Setelah mengunjungi CRS, PPNI memastikan proses hukum terhadap tersangka akan terus berlanjut.

Halaman
1234
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved