Breaking News:

Terkini Daerah

Beberkan Kronologi, Istri JT Sebut Perawat Siloam Berperilaku Ketus dan Kasar: Darah sampai Lantai

Pelaku penganiayaan perawat Rumah Sakit Siloam Sriwijaya, JT (38), telah ditetapkan sebagai tersangka.

Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Claudia Noventa
TRIBUN SUMSEL/WINANDO DAVINCHI
M, istri JT tersangka penganiayaan perawat RS Siloam Sriwijaya saat ditemui awak media di toko sparepart milknya yang berada di Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sabtu (17/4/2021). 

Sebelum CRS dianiaya suaminya, Melisa sempat melaporkan perilaku korban ke kepala perawat.

Saat darah dari tubuh anaknya tak kunjung berhenti, CRS disebut Melisa justru menyalahkannya.

"Sebagai orangtua saya pikir wajar jika kita panik, apalagi setelah lihat anak saya sampai keluar darah si suter itu tidak mau meminta maaf."

"Masih ada bekas darahnya di baju, semua saya foto."

Melisa melanjutkan, ia berani bersaksi di pengadilan atas perilaku kasar yang dilakukan korban pada anakya.

"Fatal darah itu, saya sampai ngadu ke kepala perawat baru ditangani darah tersebut dikasih plester," jelasnya.

"Sama suster itu darah anak saya cuma ditutul-tutul aja pakai tissu toilet. Saya nggak bohong, saya berani bersaksi nanti di pengadilan."

Pelaku Awalnya Tidak Ada di TKP

Permohonan maaf dan penyesalan disampaikan oleh JT dalam konferensi pers di Polrestabes Palembang, Sabtu (17/4/2021).

Akibat ulah JT memukuli CRS (27) seorang perawat di Rumah Sakit Siloam Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan, pada Kamis (15/4/2021), korban kini luka-luka dan mengalami trauma.

Diketahui pelaku awalnya justru tak berada di tempat kejadian perkara (TKP) dan langsung membabi buta menghajar korban ketika tiba di lokasi.

Baca juga: Viral Pelaku Penganiayaan Perawat RS Siloam Dijemput Polisi, Menurut dan Berkata Lemah Lembut

Dikutip TribunWow.com dari SRIPOKU.com, semua berawal ketika korban mencabut infus anak pelaku karena yang bersangkutan sudah diperbolehkan untuk pulang.

Ketika infus dicabut, korban mengingatkan kepada istri pelaku agar jangan dulu menggendong anaknya karena akan berdarah jika digendong.

Namun, peringatan itu tidak digubris oleh istri pelaku yang nekat menggendong anaknya sehingga anaknya itu mengeluarkan darah ketika digendong.

Melihat anaknya berdarah, istri pelaku langsung menelpon suaminya yang tidak ada di TKP.

Halaman
123
Tags:
RS Siloam Sriwijaya PalembangPenganiayaanPerawatTribunWow.com
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved