Breaking News:

Puasa Ramadan 2021

Hukum Keluarkan Air Mani atau Mimpi Basah saat Puasa Ramadan, Batal atau Tidak?

Apakah mimpi basah atau keluarkan air mani secara tidak sengaja saat menjalankan ibadah puasa Ramadan dapat membatalkan puasa? Ini penjelasannya

TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi Ramadan. Apakah mimpi basah atau keluarkan air mani secara tidak sengaja saat menjalankan ibadah puasa Ramadan dapat membatalkan puasa? Ini penjelasannya 

TRIBUNWOW.COM - Bagaimana hukum mimpi basah atau mengeluarkan air mani secara tidak sengaja saat menjalankan ibadah puasa Ramadan dapat membatalkan puasa?

Melansir Kompas.com (18/10/2019), mimpi basah juga dikenal sebagai “emisi noktural”, yaitu ejakulasi mani yang tidak disengaja dari penis selama tidur atau suatu orgasme ketika tidur.

Umumnya ini terjadi pada laki-laki yang memasuki masa pubertas atau masa remaja.

Baca juga: Daftar Orang yang Berhak Menerima Zakat Fitrah di Bulan Ramadan, Fakir Miskin Termasuk

Namun, ternyata ini juga dapat terjadi pada seorang pria di sepanjang hidupnya dan hal ini adalah normal.

Tidak Membatalkan Puasa

Dilansir dari laman resmi Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, seseorang yang bermimpi mengeluarkan sperma atau mimpi basah saat puasa Ramadan, tidak akan membatalkan puasa.

Tidak batalnya puasa orang yang mengalami hal itu dikarenakan ketidaksengajaan dan orang yang dalam keadaan tidur dibebaskan dari ketentuan hukum Islam.

Hal itu sebagaimana dalam hadis yang diriwayatkan Ahmad dari ‘Aisyah:

"Ada tiga golongan yang dibebaskan dari ketentuan hukum. Yaitu: orang yang sedang tidur sebelum bangun, anak-anak sampai ia ihtilam (bermimpi tanda dewasa), dan orang gila sampai ia sembuh."

Dengan demikian, orang yang tengah tertidur lalu mimpi basah atau mengeluarkan sperma, maka dapat melanjutkan puasanya hingga Maghrib tiba dan tetap dianggap sah.

Baca juga: Bagaimana Hukum Mimpi Basah atau Keluarkan Air Mani saat Puasa Ramadan? Simak Penjelasannya

Beda jika dengan Disengaja

Buku Saku Sukses Ibadah Ramadan terbitan Pengurus Pusat Lajnah Ta'lif wan Nasyr Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tahun 2017 juga menyatakan hal yang serupa.

Dalam buku tersebut dikatakan jika karena tertidur lalu bermimpi sampai keluar sperma, maka puasanya tidak batal.

Sama halnya ketika suami istri bersetubuh pada malam hari saat bulan puasa, lalu dilanjutkan mandi wajib ketika subuh tidak membatalkan puasa.

Baca juga: Bagaimana Hukum Berkata Kotor saat Sedang Puasa Ramadan, Apakah Membatalkan Puasa?

Menurut buku tersebut, sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadis berikut:

Aisyah dan Umi Salamah berkata: "Rasulullah di saat subuh dalam keadaan junub setelah bersetubuh, bukan karena mimpi, beliau tidak membatalkan puasanya dan tidak meng-qadha’nya." (HR Bukhari dan Muslim).

Kendati demikian, apabila dengan sengaja mengeluarkan sperma saat berpuasa, maka dapat membatalkan puasanya.

Di dalam kitabnya Al-Hawi Al-Kabir, seorang ulama mazhab Syafi’i Al-Mawardi menegaskan, para ulama sepakat bahwa mimpi basah pada siang hari tidak membatalkan puasa. (*)

Berita lain terkait Ramadan 2021'>Puasa Ramadan 2021

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bagaimana Hukum Mimpi Basah di Siang Hari Saat Puasa Ramadan? Simak Penjelasannya..."

Sumber: Kompas.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved