Terkini Daerah
Kronologi Anak Bunuh Ayah di Pinrang, Ibu Menjerit Lihat sang Suami Dihabisi di Hadapannya
Seorang anak bernama Jamal (33) nekat membunuh ayah kandungnya sendiri, Tatong (86) di Pinrang, ini alasan pelaku.
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Seorang anak bernama Jamal (33) nekat membunuh ayah kandungnya sendiri, Tatong (86).
Peristiwa berdarah itu terjadi di hadapan ibu pelaku di Kelurahan Bittoeng, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Senin (12/4/2021).
Rupanya Jamal nekat menebas leher ayahnya dengan parang lantaran tak tahan melihat ibunya sering dipukuli korban.
Baca juga: Terungkap Teka-teki Pembunuhan Pria Penyuka Sesama Jenis di Deliserdang, Nyawa Dihabisi demi Harta
Jamal tak berkutik saat ditangkap aparat kepolisian.
Saat penangkapan, Jamal masih memegang alat bukti yang dipakai menyakiti orang tuanya.
Dirangkum tribun-timur.com, berikut fakta-fakta anak tega habisi ayah kandungnya, peristiwa ini membuat geger satu kampung karena peristiwanya menjelang bulan puasa.
1. Bada Salat Asar
Tatong (86) baru saja menunaikan salat Ashar di masjid.
Ia kemudian pulang dan beristirahat di kolong rumahnya.
Ditemani istri, Tikka dan cucunya yang masih berumur empat tahun.
Tiba-tiba anaknya yang bernama Jamal (33) datang dan sebilah parang melayang mengenai lehernya.
Nyawa Tatong tak bisa tertolong.
2. Dilakukan di Depan Ibu
Jamal tega membunuh ayah kandungnya di depan mata kepala ibunya sendiri.
Ibunya hanya bisa menjerit menyaksikan kejadian naas itu.
3. Kejadian di Bittoeng, Pinrang, Sulsel
Kejadian tersebut terjadi di Bittoeng, Kelurahan Bittoeng, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Minggu, (11/04/2021) sore.
Kasat Reskrim Polres Pinrang, Iptu Deki Marizaldi membenarkan kejadian tersebut.
"Benar, telah terjadi pembunuhan yang dilakukan seorang anak ke ayah kandungnya," kata Iptu Deki, Senin, (12/04/2021).
Ia menuturkan, pelaku melakukan pemarangan satu kali dan mengenai bagian leher korban.
"Akibatnya korban mengalami luka terbuka pada bagian lehernya," ungkapnya.
Baca juga: Kakek Minta Maaf Bunuh Cucunya Pakai Cangkul, Sempat Menahan Diri saat Diamuk Korban
4. Pengakuan Pelaku
Iptu Deki Marizaldi menambahkan, pihaknya telah melakukan serangkaian penyelidikan di rumah korban.
"Saksi-saksi sudah diperiksa. Yakni Tikka yang merupakan istri korban dan tetangga korban, H. Bensin," tambahnya.
Sementara pelaku berhasil diamankan polisi.
"Pada saat penangkapan, pelaku masih memegang sebilah parang yang ia gunakan menebas korban," bebernya.
Selanjutnya, pelaku dibawa ke Polres Pinrang untuk proses penyidikan.
Jamal rupanya tak terima lantaran ayahnya sering memukul sang ibu yang bernama Tikka.
Selain itu, kedua orang tuanya sering cekcok.
Jamal juga kerap mendapati ibunya menangis dikarenakan ulah ayahnya.
Hal itulah yang membuat Jamal menghabisi nyawa ayahnya sendiri.
"Selalu berkelahi," kata Jamal saat ditanya Penyidik Resum Polres Pinrang, Senin, (12/04/2021).
Ia menuturkan perkelahian orang tuanya tersebut sudah berlangsung lama.
"Hanya saja (perkelahiannya) berulang-ulang," ujar Jamal sembari mengusap dagunya.
Jamal mengaku sadar telah menghabisi nyawa ayahnya dengan sebilah parang.
"Iya (sadar)," singkatnya.
Ia membeberkan, pada saat kejadian tersebut Ayahnya sedang berada di bawah rumah.
Sedang beristirahat di bawah rumah ditemani dengan ibunya.
Pada saat itu, posisi ayahnya sedang berbaring.
Jamal datang dengan membawa sebilah parang yang ia ambil dari lemari dapur.
Dihadapan ibunya, ia langsung melayangkan parang tersebut ke leher ayahnya.
Jamal mengakui jika aksi tersebut ia lakukan di depan ibunya.
"Iya," singkatnya saat ditanya penyidik. (*)
Berita terkait Pembunuhan
Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Bukannya Minta Maaf Sebelum Ramadan, Jamal Justeru Tega Cabut Nyawa Ayah Depan Ibu, Kronologi, dan VIDEO : Pengakuan Jamal Pelaku Pembunuhan Ayah Kandung di Pinrang, Tak Terima Ibunya Sering Dipukul