Breaking News:

Terkini Daerah

Sempat Penggal Kepala Ayah lalu Bawa Keliling Kampung, Pelaku Akhirnya Gantung Diri dalam Sel

KPW (25), pria yang memenggal kepala ayahnya di Kampung Sendang Rejo, Kecamatan Sendang Agung, Lampung Tengah, akhirnya bunuh diri di sel tahanan.

Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Claudia Noventa
Pixabay
Ilustrasi - KPW (25), pria yang memenggal kepala ayahnya di Kampung Sendang Rejo, Kecamatan Sendang Agung, Lampung Tengah, akhirnya bunuh diri di sel khusus Polsek Kalirejo. 

TRIBUNWOW.COM - KPW (25), pria yang memenggal kepala ayahnya di Kampung Sendang Rejo, Kecamatan Sendang Agung, Lampung Tengah, akhirnya bunuh diri di sel khusus Polsek Kalirejo.

Sebelumnya, KPW tega menebas leher Slamet (69) karena khawatir akan disantet, Senin (22/3/2021) lalu.

Setelah secara keji membunuh sang ayah, KPW bahkan membawa kepala korban berkeliling kampung.

Pria yang penggal kepala ayah kandung, KPW, menjalani pemeriksaan di rumah sakit jiwa. Diduga, ia mengalami gangguan kejiwaan hingga nekat tebas leher sang ayah.
Pria yang penggal kepala ayah kandung, KPW, menjalani pemeriksaan di rumah sakit jiwa. Diduga, ia mengalami gangguan kejiwaan hingga nekat tebas leher sang ayah. (Istimewa via TribunLampung.com)

Baca juga: Opick Ungkap Alasan Sering Merilis Lagu saat Ramadan Tiba, Singgung Penggalangan Dana Korban Perang

Baca juga: Tetangga Kaget Pria Ini Penggal Kepala Ayah lalu Arak Keliling Kampung, padahal Dikenal Rajin

Kabar terbaru, KPW tewas setelah gantung diri di dalam sel.

Hal itu disampaikan Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro.

"Ya benar (pelaku gantung diri). Kejadiannya tadi pagi (Senin) sekira pukul 04.00 WIB," ujar Popon, dikutip dari TribunLampung.com, Senin (12/4/2021).

Popon menjelaskan, KPW mengakhiri hidup dengan gantung diri menggunakan baju yang dipakainya.

Kini, jasad KPW telah dikembalikan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

"(Gantung diri) menggunakan kaos yang dia pakai," jelas Popon.

Sebelum menghabisi nyawa Slamet secara sadis, KPW ternyata sempat meminta dinikahkan.

Namun, keinginan KPW itu ditolak Slamet.

"Informasi sementara yang kami terima, sang anak ini (pelaku) sempat minta dinikahkan, tapi tidak direstui oleh kedua orang tuanya," jelas Hotini.

Baca juga: Sosok Anak yang Penggal Kepala Ayah Kandung di Lampung, Paman Sebut Pelaku Sempat Marah Tanpa Sebab

Baca juga: Teriak-teriak Sambil Tenteng Kepala Ayah yang Dipenggal Keliling Kampung, Pelaku: Bapakku Mati

Kronologi

Peristiwa bermula saat korban Slamet bersama istrinya Ningsih (55) baru pulang dari sawah, Senin siang.

Korban saat itu duduk di bagian belakang rumah, sementera istri korban langsung mandi di kamar mandi.

Tak lama, istri korban yang sedang berada di dalam kamar mandi mendengar suara gaduh di bagian belakang rumahnya.

Seketika Ningsih pun berbenah dari kamar mandi dan langsung menuju ke bagian belakang rumah.

Alangkah terkejutnya Ningsing melihat suaminya terkapar bersimbah darah dalam kondisi tanpa kepala.

"Istri korban langsung keluar kamar mandi karena mendengar suara gaduh di bagian belakang rumahnya. Dia terkejut melihat tubuh sang suami bersimbah darah dan tanpa kepala," ujar Kepala Kampung (Kakam) Sendang Rejo, Hotini dilansir dari Tribunlampung.com, Selasa (23/3/2021).

Sontak Ningsih pun histeris melihat kondisi suaminya.

Lantas, Ningsih menjerit keluar rumah meminta pertolongan warga.

Mendengar jeritan Ningsih, warga pun berdatangan ke rumah korban.

Warga yang datang pun histeris melihat kondisi korban.

Bawa Kepala Korban Keliling Kampung

Setelah memenggal kepala korban, KPW sempat membawa keliling kepala sang ayah berkeliling kampung.

KPW berniat pamer pada tetangga.

Seorang warga, Tarmin, menyebut para tetangga langsung histeris seusai KPW memamerkan kepala korban.

Sebagian ketakutan, dan sebagian warga lainnya disebutnya mencari cara menghentikan aksi PK.

"Diarak (kepala korban) diperlihatkan ke sejumlah warga sambil bilang, 'Bapak saya mati. Bapak saya mati'," tutur Tarmin, Senin (22/3/2021).

Warga lantas menyergap PK dan berusaha menenangkannya yang saat itu bersimbah darah di pakaian dan tubuhnya.

"Berdarah-darah di bagian tangan dan bajunya."

"Terus ditenangkan warga, dia mau tenang, setelah itu jenazah bapaknya diurus oleh petugas yang datang," sambungnya. (TribunWow.com)

Baca artikel lain terkait

Artikel ini telah diolah dari TribunLampung.com dengan judul BREAKING NEWS Anak Penggal Leher Ayah Kandung di Lampung Tengah Tewas Gantung Diri, emuda Penggal Leher Ayah di Lampung Tengah, Dugaan Polisi Sementara Gangguan Jiwa, dan Kronologi Anak Penggal Leher Ayah di Lampung, Pelaku Tenteng Kepala Korban dan Teriak 'Bapakku Mati'

Tags:
Lampung TengahPembunuhanGantung DiriTahanan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved