Puasa Ramadan 2021
Hukum Mudik di Tengah Pandemi Covid-19, Apakah Dosa? Ini Penjelasan Ustaz
Apakah orang yang mudik di tengah wabah Virus Corona Covid-19 berdosa?
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Pemerintah telah resmi mengeluarkan larangan mudik Lebaran 2021, lantaran kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia yang belum usai.
Lantas, apakah orang yang nekat mudik di tengah wabah Covid-19 berdosa?
Baca juga: Larang Warga Mudik Lebaran, Jokowi Tak Mau Kasus Covid Naik Lagi: Belajar dari Pengalaman
Jawaban Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Jawa Tengah Wahid Ahmadi
Iya, sebetulnya begitu memang.
Justru karena penyakit ini tidak bisa dideteksi secara mudah, maksudnya kelihatan, itu kan tidak bisa.
Jadi kita tidak mudik itu niatkanlah sebagai usaha untuk tidak menjadi penular penyakit.
Jadi kalau semua berpikir begitu, kan akhirnya kita bisa meminimalisir penularan penyakit itu.
Maka kalau yang nekat-nekat itu ya berdosa.
Karena kita tidak pernah tahu, bisa jadi dia akan menularkan virus.
Coba bayangkan, satu orang saja masuk kampung, mudik misalnya, yang terular kan bukan hanya 1-2 orang keluarga besarnya.
Tetapi tetangganya, siapa saja yang bertemu dia, bersalaman, sangat mengerikan.
Sehingga pertanyaan ini bagus, sehingga bisa jadi berdosa, orang-orang yang meremehkan anjuran (larangan-red) pemerintah maupun MUI ini.
Karena anjuran itu bahkan berupa penegasan, fatwa begitu, kan disebabkan oleh karena memang secara riil, Corona ini telah membunuh begitu banyak orang.
Baca juga: Apakah Boleh Salat Tarawih 2 Rakaat dan Salat Witir 1 Rakaat Saja saat Puasa Ramadan? Ini Kata Ustaz
Dan indikatornya terus-terus meningkat, belum ada indikator menurun, terus meningkat setiap hari orang yang meninggal itu.
Ada seorang petugas ambulans yang diwawancara di Mata Najwa, dia cerita geram sekali, karena setiap hari dia mengantarkan puluhan jenazah.