Breaking News:

Terkini Daerah

Detik-detik Jihandak Ledakkan Tas Hitam Mencurigakan di DPRD Kediri, Terlihat Isinya Gulungan Kabel

Tim Jihandak Brimob Polda Jatim meledakkan tas hitam mencurigakan yang ditemukan di halaman kantor DPRD Kota Kediri.

Capture YouTube Surya TV
Detik-detik Jihandak Brimob Polda Jatim meledakkan tas hitam mencurigakan yang ditemukan di halaman kantor DPRD Kota Kediri, Senin (12/4/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Brimob Polda Jatim meledakkan tas hitam mencurigakan yang ditemukan di halaman kantor DPRD Kota Kediri, Jawa Timur.

Dilansir TribunWow.com, hal itu tampak dalam tayangan di kanal YouTube Surya TV, Senin (12/4/2021).

Awalnya petugas sekuriti DPRD Kota Kediri menemukan tas hitam itu tergeletak di sebelah selatan depan pagar kantor dewan pada pukul 05.30 WIB.

Petugas berjaga di halaman Kantor DPRD Kota Kediri menyusul penemuan tas hitam mencurigakan, Senin (12/4/2021).
Petugas berjaga di halaman Kantor DPRD Kota Kediri menyusul penemuan tas hitam mencurigakan, Senin (12/4/2021). (Surya.co.id/Didik Mashudi)

Baca juga: Fakta Terduga Teroris Bambang Setiono Tuntut HRS Bebas, Akui Simpatisan hingga Ancam Ledakkan Bom

Setelah dibuka, petugas keamanan tersebut curiga karena terlihat sebagian isinya berupa gulungan kabel dan baterai.

Selain itu ditemukan tulisan di dalamnya.

Namun isi tulisan di dalam tas itu tidak diketahui.

Petugas sekuriti lalu melaporkan temuan mencurigakan itu kepada aparat kepolisian sekitar pukul 06.30 WIB.

Polisi segera datang dan melakukan sterilisasi lokasi.

Garis polisi juga dipasang di sekitar lokasi.

Selanjutnya tim Jihandak Brimob dipanggil untuk mengevakuasi tas tersebut.

Setelah melakukan scanning untuk memeriksa isi tas, tim Jihandak memutuskan untuk meledakkan tas tersebut.

Pasalnya diduga isinya dapat membahayakan.

Baca juga: Ledakan Bom di Gereja Katedral Makassar, Ada Pria Berlumuran Darah Selamatkan Ibu dan Empat Anak

Dikutip dari TribunJatim.com, peledakan dilakukan menggunakan alat pengendali jarak jauh.

Pegawai kantor DPRD Kota Kediri yang ada di dalam ruangan diminta keluar.

Masyarakat yang ada di sekitar bangunan itu juga diminta menyingkir agar dapat dilakukan peledakan dengan aman.

"Mohon perhatian. Diimbau kepada petugas maupun masyarakat yang berada di sekitar lokasi harap menjauh dan mencari tempat yang aman," terdengar petugas mengimbau melalui pengeras suara.

Petugas Jihandak yang berpakaian pelindung lengkap memasang alat peledak pada tas tersebut.

Setelah itu ia mundur dari sudut tempat tas hitam itu diletakkan.

Tim Gegana turut membantu mengamankan situasi di lokasi.

Setelah itu petugas menghitung mulai dari lima.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved