Terkini Daerah
Sosok Abah Popon, Pria yang Disebut-sebut Terduga Teroris sebagai Guru Ilmu Kebal, Ini Pengakuannya
Inilah sosok Abah Popon, pria asal Sukabumi yang disebut-sebut terduga teroris sebagai guru ilmu kebal.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Inilah sosok Abah Popon, pria asal Sukabumi yang disebut-sebut terduga teroris sebagai guru ilmu kebal.
Dikutip dari Tribun Jabar, nama Abah Popon mencuat setelah sejumlah terduga teroris ditangkap Densus 88 Antiteror di beberapa daerah.
Dalam video, para terduga teroris itu mengaku meminta ilmu kebal dari sosok yang bernama Abah Popon.

Baca juga: Sosok Abah Popon Asal Sukabumi Masih Misteri, Didatangi Terduga Teroris untuk Minta Ilmu Kebal
Sosok Abah Popon yang disebut-sebut berasal dari Sukabumi tersebar di sejumlah platform media sosial.
Setelah beberapa hari mencari informasi, TribunJabar.id berhasil menemukan Abah Popon.
Abah Popon berdomisili di Kampung Ciheulanghilir, RT 02/08, Desa Ciheulang Tonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.
Ternyata nama Abah Popon itu hanyalah nama panggilannya.
Pria kelahiran Sukabumi tersebut memiliki nama asli Ahmad Dimyati dan kini sudah berusia 69 tahun.
Saat disambangi ke kediamannya, tampak tidak ada keanehan atau hal lainnya.
Abah Popon tinggal di sebuah gang kecil.
Pria dengan perawakan kurus ini di lingkungannya dikenal sebagai tokoh masyarakat Ciheulanghilir.
Ia mengaku kaget setelah mendapat informasi dari sejumlah pemberitaan, bahwa namanya disebut-sebut sebagai guru yang telah memberikan ilmu kekebalan kepada terduga teroris yang ditangkap oleh Densus 88 beberapa waktu lalu.
"Abah mendapat kabar itu, Sabtu malam lalu. jujur Abah sedikit kaget, tapi karena tidak merasa sehingga tenang-tenang saja," ujar Abah Popon di kediamannya pada Tribunjabar.id. Rabu (7/4/2021).
Baca juga: Sosok Pesilat di Klaten yang Tewas seusai Latihan, Dikenal Suka Menolong Tetangga dan Ramah
Selan itu, Abah Popon atau Ahmad Dimyati ini merasa difitnah, karena selama ini ia tidak pernah memberikan doa kepada orang yang berniat tidak baik.
Apalagi sampai dengan mencelakakan orang lain dengan tujaun apapun.