Breaking News:

Penyerangan di Mabes Polri

Sekelompok Orang Tuding Kasus Terorisme Rekayasa, Polri: Sengaja Membuat Masyarakat Jadi Bingung

Brigjen Rusdi Hartono mengatakan bawah upaya Polri dalam penanggulangan teroris tidaklah mudah.

Editor: Claudia Noventa
Tribunnews/Herudin
Pasukan Brimob Polri melakukan penjagaan dan penyisiran usai penyerangan teroris di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (31/3/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menjawab tudingan terkait isu yang berkembang mengenai terorisme.

Diketahui, ada sekelompok orang yang menganggap insiden kasus bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar dan penyerangan terduga teroris di Mabes Polri adalah rekayasa.

Kini, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono secara tegas membantah tudingan tersebut.

Brigjen Rusdi Hartono mengatakan bawah upaya Polri dalam penanggulangan teroris tidaklah mudah.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono (TRIBUNNEWS.COM/DANANG TRIATMOJO)

Baca juga: Terkuak Asal Senjata ZA Penyerang Mabes Polri, Dijual Eks Teroris Aceh yang Punya Puluhan Airgun

Baca juga: Buka Instagram, Orangtua ZA Kaget Anaknya Sudah Terpapar Radikalisme hingga Serang Mabes Polri

Pasalnya, banyak opini sesat yang berkembang terkait berbagai isu mengenai terorisme tersebut.

"Ada beberapa hal yang tentunya perlu kita cermati dalam penanggulangan terorisme ini. Yang pertama adalah gerakan radikal yang ada sebagian masih tidak percaya. Atau sebagian sengaja tidak percaya. Ini masih terjadi di masyarakat," kata Rusdi dalam diskusi daring, Minggu (4/4/2021).

Ia kemudian mencontohkan sekelompok orang yang tak percaya dan menuding insiden bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar dan penyerangan terduga teroris di Mabes Polri adalah rekayasa.

"Bahkan ada yang berpendapat bahwa kasus Makassar terus kemudian juga penembakan di Mabes Polri itu rekayasa kata mereka," ujar dia.

Baca juga: Rekam Jejak Penjual Senjata ke Penyerang Mabes Polri, Sempat 2 Hari Ikut Latihan Teroris

Ia menuturkan opini ketidakpercayaan ini membuat masyarakat menjadi bingung dalam menilai informasi.

Hal ini yang juga tengah dihadapi oleh Polri dalam penindakan terorisme.

"Masih ada kelompok-kelompok seperti itu yang tidak percaya dan sengaja memang membuat masyarakat jadi bingung. Ini realitas yang perlu kita hadapi bersama," tukas dia.(*)

Berita terkait Penyerangan di Mabes Polri

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polri: Ada Kelompok yang Tuding Bom Bunuh di Makassar dan Penyerangan Mabes Polri Adalah Rekayasa

Sumber: Tribunnews.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved