Pernikahan Atta Halilintar dan Aurel
Jokowi Tuai Kritik seusai Hadiri Pernikahan Atta-Aurel, Rocky Gerung: Kalau Tidak Genting Ya Penting
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuai kritik seusai menghadiri pernikahan pasangan selebriti, Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah, Sabtu (3/4/2021).
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuai kritik seusai menghadiri pernikahan pasangan selebriti, Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah, Sabtu (3/4/2021) lalu.
Dilansir TribunWow.com, selain Jokowi, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, juga hadir dalam acara itu.
Pengamat Politik Rocky Gerung pun buka suara soal kontroversi tersebut.

Baca juga: Fiersa Besari Sindir Kehadiran Jokowi di Nikahan Atta Halilintar dan Aurel: Ah, tapi Saya Tahu Apa?
Baca juga: Bukan Cuma Sanksi, Refly Harun Minta Jokowi Tegas Paksa Moeldoko Pilih Jabatan KSP atau Demokrat
Menurut dia, wajar jika kini banyak pihak yang mengkritik Jokowi.
Hal itu diungkapkannya dalam kanal YouTube Rocky Gerung, Senin (5/4/2021).
"Itu sebetulnya asumsi saya, tiba-tiba masuk di berita negara," kata Rocky.
"Pasti ada yang genting di situ, kalau tidak genting ya penting."
Rocky lantas menanggapi tentang munculnya sorotan negara lain terkait kondisi di Indonesia yang sedang dilanda kasus terorisme dan persoalan lain.
Baca juga: Unggah Foto Jokowi di Nikahan Atta-Aurel, Akun Kemensetneg Langsung Banjir Komentar Warganet
Baca juga: Perjalanan Cinta Atta Halilintar dan Aurel, Diawali Kolaborasi YouTube hingga Nikah Dihadiri Jokowi
"Ya memang betul, orang di luar negeri pun mengamati bahwa Indonesia dalam keadaan yang sulit."
"Karena itu semua orang peduli dengan kesulitan ekonomi, kesehatan dan kekerasan terorisme."
Menurut Rocky, wajar jika banyak pihak yang mengkritik Jokowi.
"Tapi tiba-tiba ada berita nyempil dan itu melibatkan tiga pejabat tinggi negara," jelas Rocky.
"Jadi sangat masuk akal orang mencibir pada kegiatan itu."
"Kan selalu dikatakan bahwa sebuah peristiwa itu disebut sebagai peristiwa politik jika menyangkut kepentingan orang banyak, bukan kepentingan banyak orang," tambahnya.
Rocky berpendapat, Jokowi tak memiliki urgensi hingga hadir di pesta pernikahan Atta dan Aurel.