Ledakan di Gereja Katedral Makassar
Sebut Jumlah Korban Bom di Gereja Katedral Makassar, Irjen Argo Yuwono: Sekuriti Gereja dan Jamaah
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, membeberkan jumlah korban yang terkena ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Ming
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Kemudian, empat orang lainnya dirawat di RS Pelamonia dengan luka yang lebih bervariasi dari wajah hingga mata kaki.
"Juga ada tujuh orang di Rumah Sakit Akademis, itu ada tujuh orang yang luka kena serpihan, luka di kaki, luka di betis, dan juga ada luka di paha yang sudah kita lakukan pengobatan," terang Irjen Argo Yuwono.
"Berikutnya ada empat orang di Rumah Sakit Pelamonia akibat serpihan, ini juga mengenai paha, betis, mata kaki, dan juga ada pada bagian muka."
"Jadi ada 14 korban, yang sekarang masih dalam perawatan ditangani oleh dokter, mudah-mudahan bisa segera kembali," tandasnya.
Baca juga: Potongan Tubuh Ditemukan di Depan Gereja Katedral Makassar, Kapolda Sulsel: Pelaku Bom Bunuh Diri
Baca juga: BREAKING NEWS Bom Meledak di Depan Gereja Katedral Makassar, Saksi Mata Ungkap Detik-detiknya
Lihat video selengkapnya dari menit ke- 03.15:
Rekaman CCTV Detik-detik Ledakan Bom
Detik-detik ledakan bom di depan Gereja Katedral Makassar di Jalan Kartini, Kota Makassar terekam dalam CCTV, Minggu (28/3/2021).
Dilansir TribunWow.com, diperkirakan ledakan terjadi pukul 10.20 WITA.
Saat ledakan berlangsung, jemaah tengah melakukan ibadah hari Minggu di gereja.
Detik-detik peristiwa itu terekam dalam CCTV yang berada persis di seberang pintu masuk gereja, seperti yang ditayangkan Breaking News di Metro TV.
Sesaat sebelum ledakan terjadi, terlihat lalu lintas ramai dengan mobil yang berlalu lalang.
Terlihat pula beberapa pengendara sepeda motor melintas.
Di depan pintu masuk gereja terparkir sebuah mobil berwarna biru dan hitam.
Tampak beberapa orang yang diduga jemaah gereja melewati pintu masuk gereja menuju mobil yang terparkir.
Tiba-tiba ledakan muncul dari arah datangnya jemaah gereja tersebut.