Breaking News:

Isu Kudeta Partai Demokrat

Akhirnya Buka Suara, Moeldoko Bongkar Alasan Bersedia Jadi Ketum Demokrat Versi KLB: Ada Kekisruhan

Setelah beberapa saat enggan tampil, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko kini memberikan penjelasan.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Istimewa
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko buka suara terkait kekisruhan dua kubu dalam badan partai Demokrat, Minggu (28/3/2021). 

"Untuk itu semua berujung pada keputusan saya menerima permintaan untuk memimpin Demokrat," imbuhnya.

Namun, ia tidak serta merta menerima penunjukan menjadi ketua umum.

Moeldoko awalnya meminta ketegasan para pengikutnya melalui tiga buah pertanyaan.

"Tetapi setelah tiga pertanyaan kepada peserta KLB yang saya ajukan dijawab dengan baik oleh rekan-rekan sekalian," beber Moeldoko.

Pertanyaan tersebut mengenai kesesuaian KLB dengan AD/ ART partai, serta keseriusan para kader yang memintanya.

"Yang ketiga adalah bersediakah kader Demokrat bekerja keras dengan integritas," tutur Moeldoko.

"Semua pertanyaan itu dijawab oleh peserta KLB dengan gemuruh, maka baru saya membuat keputusan," pungkasnya.

Baca juga: Sebut Tawuran Demokrat Kubu Moeldoko dan AHY Makin Panas, Adi Prayitno: Bobotnya Lebih Serius

Baca juga: Sebut Alasan Tak Minta Persetujuan Jokowi soal KLB, Moeldoko: Saya Juga Khilaf Tak Beritahu Keluarga

Alasan KLB Pinang Moeldoko Menjadi Ketua Umum

Dalam konferensi pers di Hambalang, Bogor, Jawa Barat pada Kamis (25/3/2021), kubu Demokrat versi KLB menceritakan mengapa Demokrat versi KLB meminang Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai.

Demokrat versi KLB itu juga terang-terangan mengutarakan tujuannya untuk mengakhiri masa kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam tubuh Partai Demokrat.

Hal itu disampaikan oleh Juru bicara Partai Demokrat versi KLB, M Rakhmad yang ditayangkan dalam kanal YouTube Kompastv, Kamis (25/3/2021).

Ia menyebut, Moeldoko memiliki komitmen untuk memajukan Partai Demokrat.

"Beliau memiliki komitmen yang sangat kuat untuk membesarkan partai dan merangkul semua kader ke dalam rumah besar Partai Demokrat," kata Rakhmad.

"Bapak Moeldoko memiliki komitmen untuk menghapus ketentuan-ketentuan yang memberatkan kader dan memberikan reward atau penghargaan kepada kader yang berjasa kepada partai," sambungnya.

Rakhmad juga menyebut bahwa Moeldoko berniat untuk menjadikan Demokrat partai yang terbuka, demokratis dan modern.

Halaman
123
Tags:
MoeldokoPartai DemokratKLB Partai DemokratIsu Kudeta Partai DemokratKLB Deliserdang
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved