Terkini Daerah
Terkuak Ucapan Terakhir Anak di Lampung Tengah sebelum Tebas Kepala Ayah Kandungnya
Pihak kepolisian sampai saat ini masih mendalami mengapa PK (24) tega membunuh ayah kandungnya sendiri, Slamet (69) secara sadis.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
Tak berselang lama, warga juga meminta aparatur kampung lapor polisi.
Hotini menambahkan, PK sempat membawa kepala korban berkeliling kampung.
"Informasinya, kepala korban sempat dibawa keliling oleh pelaku dimasukkan ke dalam karung berwarna putih," kata Hotini.
"Sebelum akhirnya pelaku diamankan dan jenazah korban langsung dibawa ke rumah sakit."
Seorang warga, Tarmin, menyebut para tetangga langsung histeris seusai PK memamerkan kepala korban.
Sebagian ketakutan, dan sebagian warga lainnya disebutnya mencari cara menghentikan aksi PK.
"Diarak (kepala korban) diperlihatkan ke sejumlah warga sambil bilang, 'Bapak saya mati. Bapak saya mati'," tutur Tarmin, Senin (22/3/2021).
Warga lantas menyergap PK dan berusaha menenangkannya yang saat itu bersimbah darah di pakaian dan tubuhnya.
"Berdarah-darah di bagian tangan dan bajunya."
"Terus ditenangkan warga, dia mau tenang, setelah itu jenazah bapaknya diurus oleh petugas yang datang," sambungnya.
Baca juga: Kesaksian Tukang Nasgor yang Kejatuhan Potongan Kaki Manusia, Kondisi sedang Memasak
Baca juga: Sadis, Pria Tega Penggal Kepala Ayah Kandung lalu Dibawa Keliling Kampung, Diduga Tak Direstui Nikah
Motif Restu Menikah hingga Santet
Tersangka yakni PK (24) diduga membunuh ayahnya, Slamet (69) karena tidak direstui menikah. Namun pihak kepolisian juga menemukan fakta lain terkait motif pembunuhan tersebut.
Dikutip TribunWow.com dari Tribunlampungtengah.com, ada dugaan pelaku mengalami halusinasi.