Terkini Daerah
Wasiat Terakhir Rani sebelum Tewas Dibakar Suami, Minta Ibunya Ikhlas: Maafin Kakak Ya Mak
Rani tewas seusai menjalani perawatan di rumah sakit selama sebulan lebih, Jumat (19/3/2021).
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Rani Andiani (20), tewas seusai dibakar suaminya, Nanda (21).
Dilansir TribunWow.com, Rani tewas seusai menjalani perawatan di rumah sakit selama sebulan lebih, Jumat (19/3/2021).
Ibu Rani, Supriyati alias Yati pun membeberkan pesan terakhir anaknya sebelum menghembuskan napas terakhir.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Kernet Tewas Kepalanya Tertusuk Tanduk Sapi, Korban Sempat Minta Tolong
Baca juga: Terpental dan Menabrak Tiang Listrik, Pemuda 18 Tahun Tewas saat Ikut Balap Liar
Rani dibunuh secara sadis oleh suaminya karena dituduh selingkuh.
Meski dituduh hingga dibakar hidup-hidup, Rani meminta ibunya tak dendam pada sang suami.
Sebelum meninggal dunia, Rani meminta Yati mengikhlaskan yang sudah terjadi.
"Anak saya bilang, Mak, jangan dendam ya. Yang sudah ya sudah. Kakak enggak mau mamak dendam dengan apa yang terjadi," kata Yati, dikutip dari TribunMedan.com, Sabtu (20/3/2021).
"Kakak sudah memaafkan (suaminya). Mamak juga ya."
Tak hanya itu, Yati juga menyebut Rani sudah berkali-kali meminta maaf padanya sebelum meninggal dunia.
Baca juga: Balap Motor Liar Berujung Maut, Video 2 Motor Senggolan hingga Tewaskan Pemuda 18 Tahun Kini Viral
Baca juga: Istri Tewas Mengenaskan seusai Cekcok, Suami Kabur lalu Matikan HP, Tetangga Dengar Suara Kendaraan
Saat ditemui, tampak raut sedih di wajah Yati sembari meratapi kepergian anaknya untuk selamanya.
"Sebelum pergi, Rani meminta maaf kepada saya. 'Maafin kakak ya mak'. Begitu ucapnya berkali-kali kepada saya," jelasnya.
Setelah dibakar, Rani sempat dirawat di RS Mitra Medika.
Namun karena alat yang tak memadai di sana, Rani lantas dirujuk ke RSUD Deliserdang.
Dari sana, Rani kembali dirujuk ke RSUP H Adam Malik, Medan.
Menurut Yati, Rani begitu tersiksa menahan sakitnya luka bakar di tubuhnya.