Breaking News:

Terkini Daerah

Sudah Diberi Kortingan, Berry Tetap Bunuh PSK saat Tak Dilayani 3 Jam, Minta Tambah: Saya Khilaf

Berry (24), pelaku pembunuhan Pekerja Seks Komersial (PSK), Yuliana (25), mengaku sempat menawar harga untuk tiga jam berkencan dengan korban.

Kolase (sripoku.com/rere) dan (TRIBUNSUMSEL.COM/SHINTA)
Agus Saputra alias Berry (kiri) dan Foto semasa Hidup Yuliana (kanan). Berry ditangkap seusai melakukan pembunuhan terhadap Yuliana perempuan muda yang ditemukan tewas di hotel Rio Palembang. 

Setelah itu, keduanya pun melakukan hubungan suami istri.

Tak lama berselang, pelaku pun mandi dan duduk sambil merokok.

Kala itu, pelaku kembali meminta dilayani korban, namun ditolak.

Pelaku yang kesal lantas menindih korban yang tertelungkup di kasur.

Ia berusaha memaksa korban kembali melayaninya, namun korban tetap menolak.

Korban yang ngotot menolak lantas pindah kasur.

Namun, pelaku kembali menindihnya dan memaksanya berhubungan suami istri.

Saat kejadian, pelaku juga membekap mulut korban yang berteriak minta tolong.

Pelaku lantas mengikat kedua tangan korban ke arah belakang.

Karena korban terus memberontak, pelaku pun membekap mulut korban menggunakan kaus.

Melihat korban yang masih bergerak, pelaku kembali menindih wanita 25 tahun itu.

Saat mengetahui korban tak bernyawa lagi, pelaku langsung menutup jasadnya memakai selimut dan meningglkan hotel. (TribunWow.com/Tami)

Simak berita pembunuhan lainnya

Artikel ini telah diolah dari SRIPOKU.com dengan judul Seolah tak Puas Pelaku Ditangkap, Korban Pembunuhan Datangi Penjara Pelaku, Berry : Mau Tarik Saya, Penyidik Polrestabes Palembang, Sering Didatangi Arwah Janda Muda, 'Tolong Saya Pak', dan Kesal Sudah Pakai Obat Kuat, Main di Hotel Cuma 30 Menit, PSK Ingkar Janji:Aku Ajak Main Lagi, Nolak

Tags:
PembunuhanHotel RioPekerja Seks Komersial (PSK)PalembangSumatera Selatan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved