Tim Indonesia Mundur dari All England
PBSI Ungkap Mental Tim Indonesia seusai Dipaksa Mundur dari All England, Banyak Kurung Diri di Kamar
Kabid Humas dan Media PBSI, Broto Happy membeberkan kondisi mental tim Indonesia seusai dipaksa mundur dari All England 2021.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
Karena itulah, kini, mereka terpaksa mengubur dalam-dalam cita-cita memenangkan All England 2021 akibat insiden ini.
"Pemain Indonesia sejak awal tahun bisa berlatih dengan baiknya, dengan mantap," ucap Broto.
"Harapannya bisa maksimal di All England."
"Tapi akhirnya semua harus dikubur dalam-dalam karena munculnya larangan dari otoritas kesehatan."
Lebih lanjut, Broto membeberkan kondisi mental tim Indonesia kini.
Ia menyebut, tim Indonesia merasa terpukul setelah dipaksa mundur dari All England.
"Dari tim yang menemani para pemain di Birmingham menyebut para pemain sangat terpukul ya," kata dia.
"Mentalnya sangat kecewa dengan keputusan yang diambil BWF yang melarang mereka melanjutkan pertandingan."
"Para pemain akhirnya lebih banyak berada di kamar masing-masing."
"Akhirnya mereka menumpahkan kekecewaannya lewat social media masing-masing," tukasnya.
Simak videonya berikut ini mulai menit ke-5.38:
Kekecewaan Atlet Indonesia
Para atlet badminton Indonesia kompak menyuarakan kekecewaan mereka atas keputusan Badminton World Federation (BWF) yang memaksa Tim Indonesia untuk mundur dari kompetisi All England Open 2021.
Keputusan itu dikeluarkan pada Rabu (17/3/2021) malam seusai diketahui bahwa ada penumpang positif Covid-19 yang satu pesawat dengan para atlet asal Indonesia.
Greysia Polii lewat unggahan akun Instagram-nya, @greyspolii, Kamis (18/3/2021), menuntut BWF agar bertanggung jawab.

Baca juga: Tim Indonesia Dipaksa Mundur dari All England Open 2021, Kevin Sanjaya Tuntut BWF Tanggung Jawab
Baca juga: Paksa Tim Indonesia Mundur All England Open 2021, BWF Sebut demi Keselamatan Tim dari Negara Lain