Breaking News:

Isu Kudeta Partai Demokrat

Curhatan SBY soal Kelakuan Sahabat yang Melukai: Malam Itu Cikeas bagai Kota Mati, Suasana Mencekam

Setelah beberapa waktu terakhir heboh soal kisruh Kudeta Partai Demokrat, SBY mengunggah sebuah curhatan terkait sahabat yang melukai.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Majelis Tinggi Pertimbangan Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Terbaru, SBY mengunggah sebuah curhatan terkait sahabat yang melukai, Kamis (18/3/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Setelah beberapa waktu terakhir heboh soal kisruh Kudeta Partai Demokrat,  Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengunggah sebuah curhatan terkait sahabat yang melukai.

SBY menyebut, sahabat-sahabatnya itu tak tanya melukainya, tetapi juga melukai orang-orang yang setia dan berjuang di sebuah perserikatan partai politik, yang selama 20 tahun ia ikut di dalamnya.

Cerita ini dikemas SBY dalam sebuah narasi puitis dengan judul "Kebenaran dan Keadilan Datangnya Sering Lambat, Tapi Pasti."

Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono menyapa kader saat menghadiri pembukaan saat Kongres V Partai Demokrat di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (15/3/2020). Kongres V Partai Demokrat dengan tema 'Harapan Rakyat Perjuangan Demokrat' tersebut memiliki agenda utama pemilihan Ketua Umum Partai Demokrat.
Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono menyapa kader saat menghadiri pembukaan saat Kongres V Partai Demokrat di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (15/3/2020). Kongres V Partai Demokrat dengan tema 'Harapan Rakyat Perjuangan Demokrat' tersebut memiliki agenda utama pemilihan Ketua Umum Partai Demokrat. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Baca juga: Bandingkan Sifat SBY, Jhoni Allen Sebut Moeldoko Ideal Jadi Ketum Demokrat Ganti AHY: Paling Dengar

Curhatan tersebut dibagikan kepada publik lewat podcast di laman Facebook Ketua Majelis Tinggi Pertimbangan Partai Demokrat itu, Kamis (18/3/2021).

Meski ditulis oleh SBY, cerita dalam video tersebut tidak dibacakan oleh SBY langsung.

Cerita yang ditulis SBY itu mengisahkan sesorang yang sedang berkontemplasi untuk mencari hikmah dan cobaan yang baru ia alami.

Dalam petikan cerita tersebut, SBY mengungkit soal adanya sejumlah 'sahabat' yang telah melukai orang-orang yang mencintai dan berjuang di sebuah partai politik.

"Dalam kekuatan iman yang kumiliki, aku bertanya kepada Sang Pencipta, juga mengadu, mengapa cobaan ini mesti datang seperti ini. Perbuatan dan perlakuan sejumlah 'sahabat' yang sangat melukaiku," tulis SBY.

"Juga melukai orang-orang yang setia, yang mencintai dan berjuang di sebuah perserikatan partai politik, yang selama 20 tahun aku juga ikut bersamanya," imbuh dia.

Selain itu, SBY juga mengungkit praktik politik yang menghalalkan segala cara dengan menggunakan uang dan kekuasaan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved