Breaking News:

Tim Indonesia Mundur dari All England

Amarah Marcus Gideon Dipaksa Mundur All England Open 2021: Kenapa Kami Tak Dapat Keadilan yang Sama?

Satu pemain bulu tangkis Tim Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon, mengungkapkan amarahnya setelah dipaksa mundur dari All England Open 2021.

Editor: Claudia Noventa
Instagram @badminton.ina
Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo berpelukan usai memenangkan medali emas Asian Games 2018, Selasa (28/8/2018). - ILUSTRASI, Amarah Marcus Gideon Dipaksa Mundur All England Open 2021: Kenapa Kami Tak Dapat Keadilan yang Sama? 

TRIBUNWOW.COM - Satu pemain bulu tangkis Tim Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon, mengungkapkan amarahnya setelah dipaksa mundur dari All England Open 2021.

Pemain yang biasanya berpasangan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo sebagai ganda putera itu merasa Tim Indonesia tidak mendapatkan keadilan seperti negara lainnya.

Diketahui, Tim Indonesia harus mundur dari All England Open 2021setelah disebutkan menaiki pesawat yang sama dengan penumpang yang dinyatakan positif Covid-19.

Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, setelah pertandingan babak pertama All England 2021 di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Rabu (17/3/2021).
Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, setelah pertandingan babak pertama All England 2021 di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Rabu (17/3/2021). (BADMINTON INDONESIA)

Baca juga: Ini Regulasi Pemerintah Inggris yang Memaksa Tim Indonesia Mundur dari All England Open 2021

Baca juga: Kronologi Tim Indonesia Dipaksa Mundur dari All England Open 2021, Harus Ikuti Regulasi Inggris

Meski begitu, hingga kini Tim Indonesia tak diberitahu siapa atau berapa orang penumpang yang positif Covid-19 tersebut.

Kekecewaan Marcus Gideon diungkapkan dalam akun Instagramnya @marcusfernaldig, Kamis (18/3/2021). 

"Malam ini kami terkejut mendengar berita bahwa kami (pemain & ofisial Indonesia) harus ditarik semua dari Inggris," kata Marcus di Instagram.

"Hal itu dikarenakan ada penumpang anonim yang dinyatakan positif Covid dan berada dalam penerbangan yang sama dengan kami."

Marcus Gideon juga menyoroti sikap dari Federasi Bulu Tangkis Dunia atau Badminton World Federation (BWF) terhadap keputusan ini.

Kekecewaan Marcus Gideon diungkapkan dalam akun Instagramnya, pada Kamis (18/3/2021).
Kekecewaan Marcus Gideon diungkapkan dalam akun Instagramnya, pada Kamis (18/3/2021). (Instagram @marcusfernaldig)

Baca juga: Nick Kuipers Bek Persib Bandung Pasang Target di Piala Menpora 2021, Lihat Profil dan Statistiknya

Marcus menilai BWF seharusnya menangani situasi ini dengan lebih baik karena tim Indonesia sudah melakukan tes sebelum dan sesudah tiba di Inggris dengan hasil negatif.

Marcus meminta keadilan yang sama dengan negara lain yang mengalami situasi serupa namun akhirnya diperbolehkan bertanding.

Seperti diberitakan sebelumnya, tujuh pemain dan ofisial dari Denmark, Thailand, serta India sempat terancam mundur karena dinyatakan positif Covid-19.

Namun, BWF dan Badminton England memberi kesempatan untuk tes ulang hingga akhirnya ketujuh orang tersebut menunjukkan hasil negatif.

"Beberapa dari Anda mungkin tahu bahwa pertandingan hari ini ditunda karena tujuh kasus positif yang mereka temukan di anggota tim lain (negara lain)," tulis Marcus.

"Setelah mereka dites ulang, hasilnya SEMUA NEGATIF. Jadi mengapa kami tidak mendapatkan keadilan yang sama di sini?"

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved