Breaking News:

Isu Kudeta Partai Demokrat

Tak Terima, Jokowi Mania Balikkan Tuduhan BW: Tudingan yang Menyeret KLB Demokrat ini Brutal

Immanuel Ebenezer, menolak tuduhan pengacara Partai Demokrat Bambang Widjojanto (BW) tentang demokrasi di era Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Mohamad Yoenus
KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
Ketua Umum Tim Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer, Sabtu (11/5/2019). Terbaru, Immanuel menanggapi tuduhan pengacara Partai Demokrat, Bambang Widjojanto (BW). 

"Kalau terlalu cepat berkesimpulan membalikkan kritiknya. Menurut saya alat ujinya itu adalah nanti apa yang menjadi keputusan Menteri Hukum dan HAM mengenai perkara KLB," balas Donal Fariz.

"Apakah kemudian mengesahkan atau tidak, yang jelas menurut kami secara fatwa hukum baik dari konteks Undang-undang Partai Politik, keputusan Menteri Hukum dan HAM, sampai dengan data-data sekunder lainnya," tambahnya.

Lihat videonya mulai menit 3.30:

Bambang Widjojanto: Ini Brutalitas pada Periode Jokowi

Pengacara Bambang Widjojanto mengecam keras penyelenggaraan kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat di Deliserdang, Sumatera Utara yang dianggap ilegal.

Dilansir TribunWow.com, Bambang mendampingi Partai Demokrat pihak pendukung Ketua Umum terpilih 2020 Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

"Kalau segelintir orang yang sudah dipecat, sebagiannya bisa melakukan tindakan seperti ini, ini yang diserang sebetulnya negara, kekuasaan, dan pemerintahan yang sah. Bukan sekadar Partai Demokrat," ucap Bambang menanggapi kasus itu, seperti ditayangkan Kompas TV, Jumat (12/3/2021).

Baca juga: Tak Ingin jadi Kacang Lupa Kulit, Ruhut Sitompul Sedih Moeldoko Dituduh Demokrat: Jangan Halu KLB

"Sehingga mudah-mudahan pengadilan ini akan memuliakan dasar pasal 1 konstitusi kita," lanjutnya.

Ia menyinggung KLB tersebut juga telah melanggar AD/ART yang menjadi dasar hukum partai.

"Konstitusi partai pun diinjak-injak," ungkap aktivis HAM ini.

Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB Sumut, Moeldoko memberikan pidato perdana di arena Kongres Luar Biasa (KLB) di The Hill Hotel, Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Jumat (5/3/2021) malam.
Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB Sumut, Moeldoko memberikan pidato perdana di arena Kongres Luar Biasa (KLB) di The Hill Hotel, Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Jumat (5/3/2021) malam. (TRIBUN MEDAN/M FADLI TARADIFA)

Bambang melanjutkan, kejadian ini bisa menjadi preseden buruk bagi demokrasi di era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Diketahui pihak AHY menyebut KLB di Deliserdang sebagai acara abal-abal yang mengatasnamakan Demokrat.

"Kalau ini pun diakomodasi, difasilitasi, tindakan-tindakan seperti ini bukan sekadar abal-abal," kecam Bambang.

"Ini brutalitas demokrasi terjadi di negara ini pada periode kepemimpinannya Pak Jokowi," lanjut mantan Wakil Ketua KPK ini.

Halaman
123
Tags:
JokowiBambang WidjojantoPartai DemokratKongres Luar Biasa (KLB)MoeldokoAHY
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved