Breaking News:

Terkini Daerah

Masuk Pesantren, Pemimpin Aliran Hakekok Kepergok Lakukan Ritual, Bupati: Petugas Masuk Dia Kaget

Seolah tak kapok, pemimpin aliran Hakekok Balakasuta, Abah A kepergok kembali melakukan ritual menyimpang.

YouTube TribunbatamID
16 orang yang sempat viral melakukan praktik mandi bareng aliran Hakekok di sebuah kali. Bupati Pandeglang, Banten, Irna Narulita menyebut pemimpin aliran Hakekok Balakasuta, Abah A kepergok kembali melakukan ritual menyimpang. 

Menurut Hamdi, ia sudah bertemu dengan pimpinan aliran Hakekok, A (52).

Dalam pertemyan itu, A sudah mengakui kesalahan dan ingin tobat.

Hamdi menceritakan, A menyebut ritual mandi bareng dilakukan belasan pengikut untuk menghapus dosa dan mendatangkan rezeki.

Ritual mandi bareng itu dilakukan di tempat penampungan air area kebun sawit milik PT Gal, Desa Karangbolong, Kecamatan Cigeulis, Pandeglang.

Baca juga: Kronologi 16 Pengikut Aliran Hakekok Mandi Bersama, Dijanjikan Bisa Hapus Dosa hingga Kaya Raya

Baca juga: Ajak Murid Mandi Bugil untuk Hapus Dosa, Pemimpin Aliran Hakekok Simpan Kondom, Keris dan Kemenyan

Hamdi melanjutkan, ritual itu dilakukan untuk mengamalkan ajara Balatasuta.

"Akhirnya setelah melakukan Rajaban kemarin, mereka memutuskan untuk menyucikan diri, bebersih dan bubar," ujar Hamdi, Jumat (12/3/2021).

Setelah menyadari kesalahannya, pengikut aliran Hakekok meminta maaf pada masyarakat dan menyatakan bersedia dibina MUI Pandeglang.

Karena itu, Hamdi menyambut baik niat baik pengikut aliran Hakekok tersebut.

Namun, ia belum bisa memutuskam ada tidaknya fatwa atas adanya aliran Hakekok yang diketahui sudah ada sejak lama serta kerap muncul dan tenggelam.

"Dia merasa bersalah, siap dibenarkan, siap dibimbing dan dibina. Ingin tobat," lanjutnya. (TribunWow.com/Tami)

Sebagian artikel ini telah diolah dari TribunBanten.com dengan judul Ritual Mandi Bareng untuk Hapus Dosa, Pimpinan Aliran Hakekok Akui Salah dan Ingin Tobat

Tags:
Aliran HakekokPandeglangBantenIrna NarulitaJawa BaratCidahu
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved