Breaking News:

Isu Kudeta Partai Demokrat

Kutip Pesan SBY, Marzuki Alie Tegaskan Masalah Demokrat Tak Melulu soal AHY

Marzuki Alie menjelaskan, apa yang dilakukannya kini adalah mengembalikan Demokrat sesuai dengan tujuan awal berdirinya partai tersebut.

YouTube Refly Harun
Eks Ketua DPR RI Marzuki Alie saat membahas soal Demokrat dalam kanal YouTube Refly Harun, Senin (15/3/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Polemik Partai Demokrat sampai saat ini masih terus bergulir antara kubu kongres luar biasa (KLB) di Deliserdang yang dipimpin Kepala KSP Moeldoko dan kubu Ketua Umum Demokrat sah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie adalah satu dari beberapa tokoh yang berada di kubu Moeldoko.

Menanggapi polemik ini, Marzuki mengutip pesan dari Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhyono (SBY) sebagai pengingat bahwa masalah yang dialami oleh partai Demokrat saat ini tidak harus berkaitan dengan AHY.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan lima boks kontainer kepada Direktorat Jenderal (Ditjen) Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Senin (8/3/2021).
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan lima boks kontainer kepada Direktorat Jenderal (Ditjen) Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Senin (8/3/2021). (Capture YouTube Kompas TV)

Baca juga: Sambangi Kediaman JK, AHY Dapat Wejangan dan Sebut Didukung soal Demokrat: Miliki Hubungan Sejarah

Hal itu diungkapkan Marzuki dalam kanal YouTube Refly Harun, Senin (15/3/2021).

Di awal video, Marzuki menyampaikan bahwa apa yang ia sampaikan tidak ada yang dibuat-buat atau direkayasa.

"Intinya begini, ini wawancara yang emosional ya, bebas bicara tanpa diatur-atur apa yang ada di kepala kita, kita keluarkan," ujar Marzuki.

Marzuki menegaskan bahwa Partai Demokrat seharusnya menjadi tempat dimana semua orang bisa tumbuh dan berkembang.

"Semua rakyat Indonesia bisa berkarier di partai ini. ini rumah besar rakyat Indonesia," ujarnya.

Ia juga meminta agar urusan partai lebih menggunakan rasionalitas dibanding pendekatan emosional.

Marzuki kemudian mengutip pesan dari SBY soal partai.

"Ingat pesan Pak SBY manakala hadir kepentingan negara, maka kepentingan partai kita abaikan," kata Marzuki.

"Manakala hadir kepentingan partai, maka kepentingan perorangan harusnya kita abaiakan."

"Itulah tahapan-tahapan sikap kita terhadap menghadapi persoalan itu yang harus dilihat."

Marzuki menegaskan, problem yang kini berada di Partai Demokrat, tidak melulu soal AHY.

"Jangan diihat masalah urusan partai ini seolah ini masalah Mas AHY," sambungnya.

Selanjutnya, Marzuki juga berpesan agar tidak sembarangan menuduh pemerintah terlibat dalam masalah partai.

"Sangat tidak etis ada yang bilang brutalitas negara. Tapi tolong dipahami dulu permasalahan yang ada di kita," kata Marzuki.

Marzuki lalu berpesan kepada publik untuk melihat betul siapa yang ditindas dan siapa yang menindas.

Mantan petinggi Partai Demokrat itu juga mengungkit bagaimana dirinya dan para eks kader Demokrat yang lain dicap sebagai pengkhianat.

Marzuki menegaskan, apa yang kini ia lakukan adalah mengembalikan Demokrat sesuai dengan tujuan awal diciptakannya partai berlambang bintang mercy tersebut.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved