Pembunuhan Berantai
Rian Bogor Lihai Pikat Korban Diduga karena Penjual Olshop, Polisi: Kenalan di FB Hanya 2 Jam
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengungkapkan dugaan pembunuh berantai Rian alias MRI (21) mampu menggaet korbannya.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengungkapkan dugaan cara pembunuhan berantai Rian alias MRI (21) mampu menggaet korbannya.
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan Kabar Petang di TvOne, Sabtu (13/3/2021).
Korbannya adalah siswi SMA berinisial DP (17) dan janda muda dengan satu anak berinisial EL (25).

Baca juga: Diduga Ingin Pamer, Rian Bogor Sengaja Buang 2 Korban Pembunuhannya di Tempat Ramai
Keduanya dibunuh secara berturutan dalam kurun waktu dua minggu.
Setelah menginterogasi pelaku tiga hari, polisi mengumpulkan berbagai keterangan dan melengkapi kronologi kejadian.
"Diketahui bahwa profil dari tersangka ini adalah penjual online," ungkap Susatyo.
Ia menduga profesi ini mempermudah pelaku mendekati korban.
"Sehingga sangat mengerti bagaimana bisa mengajak korban, meyakinkan korban, menarik simpati korban, sehingga sampai mau diajak sampai ke TKP (tempat kejadian perkara) pembuangan (jenazah korban)," lanjutnya.
Pelaku berkenalan dengan korban melalui media sosial Facebook (FB).
Susatyo menyebut pola perkenalan dengan kedua korban sama, yakni lewat media sosial kemudian diajak bertemu.
"Diketahui pula bahwa berkenalan dengan para korban ini tidak butuh waktu lama," ungkap Susatyo.
"Cukup hanya untuk korban pertama hanya sekitar dua jam. Kalau untuk korban yang kedua itu mungkin dari sejak semalam berkomunikasi intens," jelasnya.
Selain itu, saat jalan-jalan korban diiming-imingi uang Rp1 juta.
Baca juga: Pengakuan Rian Bogor saat Interogasi, Bingung hingga Sembarang Pilih TKP Pembunuhan: Sepi dan Gelap
Korban juga diajak ke beberapa tempat di kawasan Puncak agar semakin meyakinkan.
Ia juga mengajak korban berkencan.