Breaking News:

Pembunuhan Berantai

Pemicu Rian Bogor Ngaku Benci Wanita, Diduga Panik seusai Ditangkap Polisi: Kehidupannya Normal

Terungkap alasan Rian mengaku membenci wanita ketika diamankan oleh pihak kepolisian seusai melakukan pembunuhan berantai.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Mohamad Yoenus
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Polisi terus melakukan pemeriksaan secara intensif kepada tersangka Muhamad Rian alias MRI alias Rian, yang merupakan pelaku pembunuhan dua perempuan di Bogor. Terbaru, kini terungkap alasan Rian mengaku membenci wanita sesaat setelah dibekuk oleh polisi. 

TRIBUNWOW.COM - Pihak kepolisian sampai saat ini masih mendalami motif Muhammad Rian (21) alias Rian Bogor melakukan pembunuhan berantai terhadap dua orang wanita.

Setelah ditangkap seusai membuang korbannya yang kedua, Rian sempat mengaku dirinya membunuh korban karena membenci wanita.

Namun kini, pengakuan itu diduga diucapkan oleh Rian karena dirinya berada dalam kondisi panik seusai ditangkap oleh polisi.

Tersangka MRI alias Rian (21) yang bertanggub jawab atas pembunuhan 2 perempuan muda di Bogor menunjukan wajah tenang saat digiring petugas di Mapolres Bogo, Kamis (11/3/2021). Tersangka diduga sengaja membuang jasad kedua korbannya di tempat ramai karena ingin pamer.
Tersangka MRI alias Rian (21) yang bertanggub jawab atas pembunuhan 2 perempuan muda di Bogor menunjukan wajah tenang saat digiring petugas di Mapolres Bogo, Kamis (11/3/2021). Tersangka diduga sengaja membuang jasad kedua korbannya di tempat ramai karena ingin pamer. (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Baca juga: Diduga Ingin Pamer, Rian Bogor Sengaja Buang 2 Korban Pembunuhannya di Tempat Ramai

Hal itu diungkapkan oleh Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro dalam acara Kabar Petang tvOne, Sabtu (13/3/2021).

Diketahui, Rian mengucapkan pengakuan itu sesaat setelah dibekuk oleh polisi.

Kombes Susatyo menjelaskan, Rian pada saat itu diduga ingin menutupi kejahatannya turut merampok barang berharga milik korban.

"Tentunya dia ingin menutupi bahwa dia juga mengambil barang dari milik korban," ungkapnya.

Seusai penangkapan, pihak kepolisian bergerak mendalami pengakuan Rian soal rasa bencinya terhadap wanita.

Ketika didalami, Rian ternyata memiliki kehidupan yang normal.

"Kehidupannya normal walaupun dia sudah ditinggalkan orangtuanya (ayah) sejak kecil, tapi dia diasuh oleh ibunya, oleh kakak-kakaknya," terang Kombes Susatyo.

Bahkan Rian ternyata sempat mendekati wanita pada saat masih bersekolah di SMP dan SMA.

Kombes Susatyo meyakini ada motif lain di balik pembunuhan yang dilakukan oleh Rian.

"Sehingga ketika dia memutuskan untuk menghabisi nyawa korban yang pertama ataupun yang kedua, tentunya ada sebuah motif," jelasnya.

Kombes Susatyo menambahkan, Rian diduga membunuh bukan karena motif ekonomi.

Ia mengatakan, kehidupan ekonomi Rian sebagai pedagang yang berjualan online tidak mengalami masalah tertentu.

Hingga saat ini pihak kepolisian sedang mendalami kasus pembunuhan berantai yang dilakukan oleh Rian.

Diketahui, korban Rian adalah dua orang perempuan DP (17) seorang siswi SMA dan EL (25), seorang janda muda.

Baca juga: Bunuh Siswi SMA dan Janda yang Sudah Ditiduri, Rian Bogor Diduga Masih Ingin Cari Korban Ketiga

Sebelumnya diberitakan, video pengakuan Rian seusai ditangkap polisi beredar luas di media sosial.

Berikut pengakuan Rian pada video berdurasi singkat tersebut.

"Kenapa kamu bunuh ?" tanya perekam.

"Saya benci pak sama perempuan," akui Rian dengan wajah tenang.

Rian mengakui bahwa perkenalannya dengan kedua korban melalui jalur open BO.

“Itu kan kamu lewat OB atau apa?,” tanya perekam.

“Kenal lewat open BO,” kata Rian.

Rian juga mengakui bahwa ia membayar Rp 1 juta untuk memakai jasa open BO tersebut.

Lu, bayar berapa sama dia,” tanya perekam.

“Bayar 1 Juta,” ujar Rian.

Rian kemudian menjelaskan bagaimana caranya membunuh kedua korbannya.

"(Dibunuh) di hotel Puncak, dicekik. (Setelah itu) saya bungkus plastik. (Dibawa) saya sewa tas di teman saya. Saya bawa (mayat dibungkus plastik itu lalu dimasukkan ke dalam tas)," ungkap Rian.

Perekam juga menanyakan tentang apa yang Rian lakukan dan kemana ia setelah membuang mayat korban.

“Habis itu kamu kemana?” tanya perekam.

Rian menjawab bahwa ia setelah membuang mayat tersebut pulang ke rumahnya.

“Setelah itu pulang,” jelas Rian.

Perekam juga memberikan pertanyaan kepada Rian tentang apa yang dia rasakan setelah membunuh.

“Merasa berdosa tidak?” tanya perekam.

Rian menjawab dengan raut wajah yang tidak merasa bersalah.

“Merasa berdosa pak, merasa,” ungkap Rian.

Perekam juga menanyakan terkait tentang HP korban yang ia jual.

“Laku berapa dijual?,’’ tanya perekam.

“Laku Rp. 1.7 juta pak,” jelas Rian.

Baca juga: Sosok MRI, Pembunuh Berantai di Bogor, Profesi Jual Beli Online hingga Incar Wanita Muda

Simak videonya mulai menit ke-5.26:

(TribunWow.com/Anung)

Sebagian artikel ini diolah dari Tribunnews.com dengan judul Pengakuan Rian Pembunuh Berantai Bogor, ‘Saya Benci Perempuan’

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Rian BogorWanitaPembunuhan BerantaiSMPSMA
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved