Terkini Daerah
Dua Mahasiswa Tewas saat Ikut Penerimaan Peserta Baru UKM Pencak Silat, Polisi Terangkan Hasil Visum
Sebanyak dua orang mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang meninggal saat mengikuti pembaiatan penerimaan peserta baru
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sementara itu, keluarga korban asal Lamongan ikhlas dengan kejadian itu.
Kejadian itu dianggap sebagai musibah.
Siti Nur Hamimah, Ibu dari korban Faisal mengatakan, anaknya memang kerap mengikuti kegiatan pencak silat.
"Saya sudah menerima dengan ikhlas dengan lapang dada. Karena sudah menjadi kesenangan anak saya mengikuti kegiatan ekstra tersebut. Bukan kali ini saja," katanya.
Sementara itu, paman dari korban Miftah, Muhammad Syarif mempertanyakan penyebab keponakannya meninggal.
Baca juga: Sosok Mahasiswi yang Tikam Selebgram AP, Bukan Pacar Korban tapi Beberapa Kali Berhubungan Intim
Ia ingin mengetahui secara langsung hasil visum terhadap korban.
Apalagi, polisi mengatakan, tak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Oleh sebab itu kami dari keluarga Bandung belum menerima kondisi ini seperti keluarga Lamongan yang sudah menerima sebagai takdir. Kami belum memutuskan menerima ini sebagai takdir dan selesai begitu saja atau kami akan tetap ingin tindak lanjut melalui proses hukum," jelasnya.
Sebelumnya, dua mahasiswa UIN Maliki Malang meninggal saat mengikuti kegiatan pembaiatan peserta baru UKM Pagar Nusa di Coban Rais pada Sabtu (6/3/2021).
Kedua mahasiswa itu adalah M Faisal Lathiful Fakhri (19) mahasiswa asal Kabupaten Lamongan, Jawa Timur dan Miftah Rizki Pratama (20) asal Kota Bandung, Jawa Barat. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "2 Mahasiswa UIN Malang Meninggal Saat Pembaiatan UKM Pagar Nusa, Polisi: Tak Ada Tanda Kekerasan."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/jeifson-sitorus-bersama-keluarga-korban-dan-pihak-uin-malang-saat-memberikan-keterangan.jpg)