Breaking News:

Kabar Tokoh

Ini Unggahan Moeldoko seusai Jadi Ketum Demokrat Versi KLB, Ngobrol Bareng Tukang Sayur Gerobak

Kepala KSP Moeldoko mengunggah postingan pertamanya seusai teprilih jadi Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB di Deliserdang.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Atri Wahyu Mukti
Instagram/@dr_moeldoko
Unggahan Instagram Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko setelah terpilih sebagai Ketua Umum (ketum) Partai Demokrat melalui kongres luar biasa (KLB) di Deliserdang, pada Jumat (5/3/2021) lalu. Unggahan itu berupa video yang menampilkan Moeldoko sedang berbincang dengan seorang tukang sayur gerobak, pada Sabtu (13/3/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko telah terpilih sebagai Ketua Umum (ketum) Partai Demokrat melalui kongres luar biasa (KLB) di Deliserdang, pada Jumat (5/3/2021) lalu.

Beberapa hari berlalu sejak Moeldoko menjadi Ketum, pada Sabtu (13/3/2021) untuk pertama kalinya Moeldoko mengunggah kegiatannya di akun media sosial Instagram miliknya @dr_moeldoko.

Unggahan itu berupa video yang menampilkan Moeldoko sedang berbincang dengan seorang tukang sayur gerobak.

Unggahan Instagram Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko setelah terpilih sebagai Ketua Umum (ketum) Partai Demokrat melalui kongres luar biasa (KLB) di Deliserdang, pada Jumat (5/3/2021) lalu. Unggahan itu berupa video yang menampilkan Moeldoko sedang berbincang dengan seorang tukang sayur gerobak, pada Sabtu (13/3/2021).
Unggahan Instagram Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko setelah terpilih sebagai Ketua Umum (ketum) Partai Demokrat melalui kongres luar biasa (KLB) di Deliserdang, pada Jumat (5/3/2021) lalu. Unggahan itu berupa video yang menampilkan Moeldoko sedang berbincang dengan seorang tukang sayur gerobak, pada Sabtu (13/3/2021). (Instagram/@dr_moeldoko)

Baca juga: Ditawari Gabung Partai Demokrat Versi KLB, Andi Mallarangeng: Pak Moeldoko Ini Blunder Besar

Lewat caption unggahan itu, dijelaskan apa yang dibincangkan oleh Moeldoko dengan tukang sayur tersebut.

Moeldoko mengatakan, obrolan itu terjadi setelah dirinya selesai berolahraga.

Ia mendengarkan curhatan dari tukang sayur gerobak bernama Arwani itu.

Di akhir caption-nya, Moeldoko berharap kehidupan bisa kembali normal seusai program vaksinasi Covid-19 selesai.

Berikut caption lengkap yang ditulis oleh Moeldoko:

"Usai olahraga, bersama istri mampir ke gerobak sayurnya Pak Arwani.

Sejak pandemi COVID-19, pendapatan Pak Arwani turun hampir 40 persen.

Kalau kita semua sudah di vaksin, semoga kehidupan dan penghasilan para pedagang kecil seperti dia bisa kembali normal.

#Weekend #Moeldoko #KantorStafPresidenRI."

Unggahan itu dibanjiri oleh dukungan dan kritik, hingga cacian.

Kritik dan komentar-komentar negatif, sebagian besar menanyakan Moeldoko soal jabatan Ketum Demokrat versi KLB.

Sedangkan komentar-komentar lain mendukung langkah Moeldoko yang kini telah menjabat sebagai ketum Demokrat versi KLB Deliserdang.

Baca juga: Ungkit Masa Presiden SBY, Salim Said Singgung Upaya Tarik Simpati soal Moeldoko Jadi Ketum Demokrat

Moeldoko: Kalian Telah Meminta Saya

Sebelumnya diberitakan, pada KLB Deliserdang, Moeldoko sempat memberikan pidato perdana.

Seperti yang diketahui, dari KLB itu, Moeldoko berhasil menjadi ketua umum (Ketum) partai Demokrat mengungguli Marzuki Alie.

Moeldoko pada pidatonya menyampaikan bahwa ia diminta oleh para peserta KLB untuk menjadi ketum Demokrat.

Dikutip dari YouTube Kompastv, mulanya Moeldoko memberikan apresiasi terhadap para peserta KLB.

Purnawirawan Jenderal TNI itu mengatakan bahwa dirinya berterima kasih telah dipilih sebagai Ketum Demokrat.

"Atas permintaan kalian, kalian telah meminta saya untuk menjadi ketua umum Demokrat," kata Moeldoko.

"Untuk itu saya sungguh mengapresiasi dan terima kasih, dan itu saya terima," sambungnya.

Di akhir pidato perdananya sebagai Ketum Demokrat versi KLB, Moeldoko menyerukan kejayaan untuk Demokrat sebanyak tiga kali.

"Demokrat!" teriak Moeldoko sambil mengacungkan tangannya ke atas.

"Jaya!" jawab audiens sembari mereka mengacungkan tangan.

Pada segmen sebelumnya, Moeldoko menegaskan dirinya tidak pernah memaksa siapapun agar dipilih menjadi ketum Demokrat.

Moeldoko menyampaikan bahwa dirinya sangat menghargai adanya perbedaan pendapat dalam KLB di Sumut.

Diketahui ada dua nama yang diusulkan sebagai Ketum dalam KLB di Sumut, yakni Moeldoko dan Marzuki Alie.

"Ada yang memilih Pak Moeldoko, ada yang memilih Pak Marzuki Alie," kata Moeldoko.

"Inilah sebuah demokrasi."

"Saya sama sekali tidak punya kekuatan untuk memaksa saudara-saudara untuk memilih saya," imbuhnya.

Baca juga: Jawaban Mahfud MD soal Desakan Mundur kepada Moeldoko terkait Demokrat: Ada Dua Hal kalau Itu

Baca juga: Jubir Partai Demokrat Versi KLB Ungkap Alasan Bukan Marzuki Alie yang Jadi Ketum tapi Moeldoko

Moeldoko kemudian menceritakan sekilas keunggulan yang dimiliki oleh dirinya dan Marzuki Alie.

"Pak Marzuki Alie punya pengalaman di partai politk yang luar biasa," kata dia.

"Saya punya pengalaman di militer, dan pemerintahan."

Perkataan itu langsung disambut riuh tepuk tangan para peserta KLB.

Selanjutnya Moeldoko memberikan pujian kepada kader senior, DPP, DPD, DPC hingga organisasi sayap.

"Para pendiri partai politik Demokrat, para senior memiliki filosofi dan kebijakan yang sangat tinggi," puji Moeldoko.

"Jadi kalau semua kekuatan ini disatukan, maka akan menggemparkan Indonesia, percayalah," kata Moeldoko dengan nada tinggi.

Kemudian Moeldoko menyerukan kejayaan Demokrat yang disambut oleh para audiens.

"Demokrat!" teriak Moeldoko.

"Jaya!" jawab para audiens yang terbus berulang hingga tiga kali.

Seusai itu, ada beberapa peserta KLB yang meneriakkan nama Moeldoko.

"Moeldoko!Jaya!" ucap peserta KLB.

Dikutip dari Tribun-Medan.com, Moeldoko diketahui berada di Jakarta ketika pemilihan ketum berlangsung.

Setelah pilihan ketum dijatuhkan kepada Moeldoko, barulah ia dihubungi lewat telepon.

Dalam KLB tersebut, terdapat dua calon nama ketum Demokrat, yakni Moeldoko dan Marzuki Alie.

"Akhirnya ada dua nama, sekarang mari kita voting siapa yang memilih Pak Moeldoko dan Pak Marzuki," kata pimpinan sidang definitif, Jhoni Allen Marbun, Jumat (5/3/2021).

"Berdasarkan voting terbuka, Ketum Partai Demokrat untuk periode 2021-2025 terpilih secara sah Bapak Moeldoko," ungkapnya.

Baca juga: Mahfud MD Buka-bukaan Alasan Moeldoko Tak Kabari Jokowi soal KLB: Hebat Juga Gerakan Diam-diamnya

(TribunWow.com/Anung)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
MoeldokoKongres Luar Biasa (KLB)Partai DemokratAHYAgus Harimurti YudhoyonoSBYSusilo Bambang YudhoyonoCovid-19
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved